Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Sausan Selamat dari Tragedi KRL Bekasi: Allah Baik Sama Saya
Kisah haru Sausan, penyintas KRL Bekasi. Baru selesai buka puasa saat maut mengintai di gerbong wanita. "Allah baik sama saya," ucapnya.
Banyak yang mungkin akan mengaitkan keselamatannya secara langsung dengan amalan puasanya hari itu.
Namun, Sausan menunjukkan sisi kepribadian yang luar biasa rendah hati.
Ia menolak untuk terlihat jemawa atau mengeksploitasi ibadahnya sebagai "jimat" keselamatan.
Saat ditanya apakah rutinitas puasanya yang menjadi perisai dari maut, ia tersenyum tipis dengan tatapan tulus.
Menurutnya, ia berhasil keluar hidup-hidup semata-mata karena pertolongan Tuhan yang begitu nyata.
"Enggak sih (selamat semata karena puasa), karena Allah baik saja sama saya," ucap Sausan lirih.
Bagi Sausan, keselamatan ini murni bentuk kasih sayang Sang Pencipta dan bukan ajang pamer keshalehan.
Ia menjadikan tragedi ini sebagai momentum untuk merenungi kesempatan hidup kedua, di tengah duka yang juga menyelimuti keluarga korban lainnya, termasuk almarhumah Nuryati yang juga berpulang dalam tragedi yang sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sausan-Sharifa-korban-selamat-kecelakaan-kereta-KRL-Commuter-Line-Argo-Bromo-Anggrek.jpg)