Kamis, 11 Juni 2026

Harga BBM Naik

Mahasiswa Kepung Bundaran HI Besok, Ketua BEM UI: Keadilan Harus Dijemput Rakyat

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Yatalathof Ma'shum Imawan mengajak masyarakat ikut bergabung.

Tayang:
Penulis: Reynas Abdila
Tribunnews/Jeprima
AKSI UNJUK RASA - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia hari ini menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indoneisa (Mabes Polri), Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026). Massa mahasiswa akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026) salah satunya BEM UI. 

Ringkasan Berita:
  • Massa mahasiswa akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
  • Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Yatalathof Ma'shum Imawan mengajak masyarakat ikut bergabung.
  • Dalam pernyataan sikapnya, Yatalathof menilai kondisi ekonomi yang dirasakan masyarakat tidak sejalan dengan berbagai klaim pertumbuhan ekonomi yang disampaikan pemerintah.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Massa mahasiswa akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Yatalathof Ma'shum Imawan mengajak masyarakat ikut bergabung.

Baca juga: Demo Tolak Kenaikan Harga Pertamax, Mahasiswa Turun ke Jalan di Jakarta dan Kendari

Dalam pernyataan sikapnya, Yatalathof menilai kondisi ekonomi yang dirasakan masyarakat tidak sejalan dengan berbagai klaim pertumbuhan ekonomi yang disampaikan pemerintah.

Menurut dia, manfaat pertumbuhan ekonomi belum dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Baca juga: 3 Tuntutan MBG Watch Saat Demo di Kantor BGN, Minta Program MBG Dihentikan Sementara

"Kenyataan yang kita hadapi sekarang adalah ekonomi hanya tumbuh di atas kertas, tapi di meja makan rakyat tidak ada yang berubah, harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat sekarat dihajar pajak," kata Yatalathof dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

Ia juga mengkritik pemerintah yang dinilai lebih fokus membangun citra dibanding menyelesaikan persoalan masyarakat.

Yatalathof menegaskan aksi yang digelar mahasiswa bukan didasari perbedaan pandangan politik.

Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk respons terhadap berbagai persoalan yang dianggap merugikan masyarakat luas.

"Ini bukan soal perbedaan politik. Ini soal siapa yang benar-benar dirugikan dan jawabannya adalah kita semua lah sebagai rakyat yang dirugikan," katanya.

Ia mengaku mahasiswa selama ini telah berupaya menyampaikan kritik melalui berbagai cara, termasuk kajian dan penyampaian data.

Namun, pemerintah dinilai tidak memberikan respons yang memadai terhadap berbagai masukan tersebut.

"Kami memandang memberi kesempatan dan waktu sudah terlalu lama kita coba. Karena kritik lewat data juga sudah disampaikan dan selalu diabaikan," ujarnya.

Dalam pernyataannya, Yatalathof turut menyinggung sejumlah kebijakan pemerintah yang menjadi sorotan mahasiswa.

Mulai dari kebijakan perpajakan, persoalan lapangan pekerjaan hingga isu militerisme di lingkungan sipil.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved