FPI Ditolak

Massa FPI Datangi Kantor Pemprov Kalteng di Jakarta

Puluhan orang beratribut FPI mendatangi Kantor Penghubung Pemprov Kalteng di Jalan Kembang 1, Kramat Kwitang, Jakarta Pusat

zoom-inlihat foto Massa FPI Datangi Kantor Pemprov Kalteng di Jakarta
Tribunnews
MASSA FPI- Puluhan massa FPI mendatangi Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Kalteng di Kwitang, Jakarta, Pusat, Jumat (17/2/2012).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Puluhan orang beratribut Front Pembe Islam (FPI) mendatangi Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Jalan Kembang 1, Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (17/2/2012). Puluhan massa tiba di depan kantor tersebut, dan berorasi di badan jalan sejak pukul 15.30 WIB.

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com, massa FPI dengan pakaian serba putih menumpang sepeda motor dalam pengawalan polisi. Massa FPI juga membawa poster antara lain bernada mengecam Gubernur Kalteng Teras Narang. Dari antara mera dipilih lima perwakilan untuk bertemu dengan perwakilan Pemprov Kalimantan Tengah.

Saat pembicaraan berlangsung di dalam kantor, puluhan massa lainnya berorasi di depan badan jalan. Warga sekitar dan pelintas jalan pun penasaran, dan berhamburan keluar untuk melihat aksi massa FPI. Akibatnya, lalu-lintas kednaraan sepanjang Kramat Kwitang tersendat.

Ada aksi ada reaksi. Unjuk rasa ini merupakan reaksi massa FPI terhadap aksi masyarakat Dayak yang menolak pembentukan dan pelantikan organisasi massa dari Front Pembela Islam (FPI) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah oleh pengurus pusat FPI, Sabtu lalu.

Bahkan Pengurus Dewan Adat dari Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, ambil bagian dalam kegiatan turun ke jalan di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (14/2/2012) lalu. Mereka bergabung dengan aktivis dari Gerakan Indonesia Tanpa Front Pembela Islam (FPI).

"Kalau kami diberi kesempatan, kami akan ikut berorasi. Tapi setidaknya, ikut berpartisipasi atau melihat-lihat lah. Ini sudah bergerak menuju Bundaran HI," ujar Ketua Dewan Adat Kabupaten Seruyan Haji Tonik Johan yang tengah berada di Jakarta.

Menurut Tonik Johan, ada sebanyak 15 orang pengurus Dewan Adat dari Kalteng yang akan ikut berunjuk rasa. Sebagian dari mereka sedang menjalankan tugas di Jakarta.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved