RUU Pilkada
Ruhut: Gerindra Jadi Partai Tiga Besar Karena Prabowo dan Ahok
Politisi Demokrat Ruhut Sitompul menyayangkan keluarnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari Gerindra.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi Demokrat Ruhut Sitompul menyayangkan keluarnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari Gerindra. Menurut Ruhut, naiknya perolehan suara Gerindra pada Pemilu 2014 karena peran Ahok.
"Gerindra jadi partai tiga besar itu karena peran Prabowo dan Ahok," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/9/2014).
Ahok sudah dianggap Ruhut sebagai adik sendiri. Apalagi saat Ahok menjadi anggota DPR sebagai kader Golkar.
"Kita rada mirip-mirip, bagus, jadi orang seperti Ahok. Gerindra sebagian ada yang mengecam. Gerindra akan kehilangan figur Ahok," tuturnya.
Ruhut juga menegaskan Ahok merupakan wakil rakyat sehingga tidak bisa serta merta mundur dari jabatan sebagai Wakil Gubernur DKI. "Kalau Gerindra bukan Ahok menang engga (di Pilkada DKI)," imbuhnya.
Sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau yang karib disapa Ahok mengatakan telah menyerahkan surat pengunduran diri dari keanggotaan partai Gerindra. Surat tersebut telah diterima Dewan pimpinan Pusat partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut.
“ini tanda terima surat dari DPP tadi saya sudah menyuruh staf untukk mengantarkan surat ke sana (DPP),” ujar Ahok di Balaikota, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (10/9/2014).
Dengan telah dikirimkannya surat tersebut lanjut Ahok, dirinya telah resmi lepas dari partai Gerindra. Ahok mengatakan dirinya tidak perlu menunggu surat balasan dari partai Gerindra.
“Tidak usah menunggu feedback karena saya hanya menyatakan mengundurkan diri,” ujar Ahok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140807_201433_sidang-lanjutan-terdakwa-anas-urbaningrum.jpg)