Operasi Tangkap Tangan KPK

Begini Pekerjaan Kasubdit Pranata Perdata MA yang Ditangkap KPK

"Panitera Muda memasukkan berkas ke dalam register, baru lah perkara itu lahir, sudah bernomor. Setelah itu diberitahukan kepada mereka yang berperkar

Begini Pekerjaan Kasubdit Pranata Perdata MA yang Ditangkap KPK
Warta Kota/henry lopulalan
Juru bicara Mahkamah Agung Suhadi 

Laporan Wartwan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Sub Direktorat Pranata Perdata Mahkamah Agung (MA), Andri Setiawan, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dikabarkan terdapat uang miliaran rupiah terkait penanganan kasasi perkara merek dalam OTT tersebut.

Sebenarnya, bagaimana tugas dan wewenang seorang Kasubdit Pranata Perdata MA?

Dihubungi wartawan Sabtu (13/2/2016), juru bicara MA, Suhadi menerangkan tugas dan wewenang seorang Kasubdit Pranata Perdata MA.

Suhadi menjelaskan, tugas seorang Kasubdit Pranata Perdata MA terfokus pada administrasi di bidang keperdataan.

Dia lah pejabat MA yang berwenang untuk meneliti syarat formal kelengkapan berkas-berkas yang diajukan pemohon.

Dia tidak berwenang memutus perkara tersebut.

"Jadi, perkara (kasasi) itu sebelum dinomor, diterima dari pemohon pengadilan dan masuk ke bagian umum. Di situ pintu masuk semua dokumen. Kemudian dipilah-pilah, perkara sesuai dengan jenis perkaranya," kata Suhadi.

Dalam permohonan kasasi perkara perdata, mulanya pemohon bertemu dengan Panitera Tingkat I.

Halaman
123
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved