JPM Tanah Abang Tampung 446 Pedagang Kaki Lima

pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) merupakan bagian dari pengembangan Transit Oriented Development (TOD).

JPM Tanah Abang Tampung 446 Pedagang Kaki Lima
Pemprov DKI Jakarta
Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Stasiun Tanah Abang. 

Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan mengatakan, pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) merupakan bagian dari pengembangan Transit Oriented Development (TOD).

Menurutnya, pembangunan JPM akan mengatasi sejumlah masalah mulai dari PKL, arus penumpang dari  stasiun Tanah abang, dan terhubung dengan angkutan umum Jaklingko dan mengembalikan fungsi Jl. Jati Baru Raya.

Saat ini sudah tersedia kios-kios untuk pedagang yang memiliki pintu gulung atau rolling door di JPM. Rencananya, akan ada 446 kios yang untuk menampung PKL di JPM sepanjang 386,4 meter dengan lebar 12,6 meter tersebut.

Menurutnya, keberadaan JPM yang terhubung langsung dengan Stasiun Tanah Abang sangat strategis.

Pasalnya para penumpang yang keluar masuk dari Stasiun Tanah Abang akan berjalan melalui JPM untuk berbelanja.

Kemudian Yoory menyampaikan, pihaknya sudah memenuhi lima kesepakatan dengan PT. KAI dengan menyiapkan fasilitas umum, seperti penyiapkan 15 petugas kebersihan, 21 petugas keamanan dan dilengkapi dengan CCTV, akses pejalan kaki, 4 toilet, dan musala.

Terdapat tiga akses pintu menuju JPM yang mengarah ke dalam Stasiun Tanah Abang. Pintu pertama yakni pintu JPM di Bawah Fly Over Jatibaru. Akses ini terletak di Jalan Jatibaru Raya tepat dibawah fly over.

Pintu tersebut mengarah ke Stasiun Tanah Abang, Halte Jak Lingko, dan pintu masuk atau keluar JPM di Jalan KS Tubun dan Blok F serta G.

Kedua, pintu JPM di dekat Jatibaru Bengkel yang juga terhubung ke Stasiun Tanah Abang, Halte Jak Lingko, Halte Transjakarta dan Blok F serta Blok G.

Pintu ketiga JPM berada di Jalan KS Tubun, terletak sebelum turunan menuju Jalan Jatibaru Raya. Pintu ini juga terhubung dengan berbagai lokasi seperti dua pintu lainnya.

Pengunjung yang hendak menuju Stasiun Tanah Abang bisa melalui jalan di tengah JPM. Akses menuju Blok F dan G juga juga telah rampung pengerjaannya.

“Bagian tengah JPM digunakan sebagai kios-kios pedagang dan pejalan kaki bisa melalui sisi kiri dan kanan deretan kios,” ujarnya.

Pihaknya juga menyediakan dua halte. Yakni, halte di pintu stasiun tanah abang jalan Jatibaru (persisnya dibawah JPM) dan halte di sisi selatan flyover jatibaru (persisnya diseberang stasiun jatibaru bengkel).

Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara mengatakan JPM akan segera dioperasikan ketika semua fasilitas sudah siap. Menurutnya, PT KAI perlu mengatur pola arus keluar masuk penumpang. Menurut Bayu, ketika JPM siap untuk dioperasikan, PKL akan segera bisa berjualan. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved