Breaking News:

Kabinet Jokowi

ISNU Soal Kabinet: Biarkan Pak Jokowi Bekerja Secara Profesional Dibantu Pak Kiai Makruf Amin

Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa mengimbau seluruh pihak menyerahkan otoritas sepenuhnya kepada Joko Widodo dalam menyusun kabinet periode kedua

Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana dan sejumlah menteri dalam rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara. Presiden menyambangi Taman Nasional Bunaken yang dikenal memiliki keindahan bawah laut dan kaya akan keanekaragaman hayati. 

Semua pihak yang terkait dengan Pilpres 2019 agar menyerahkan kewenangan kepada Joko Widodo, terkait siapa-siapa yang akan mendampingi kerja presiden merupakan prerogatif Presiden terpilih,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Ali Masykur.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa mengimbau seluruh pihak terkait di Pemilu 2019 untuk menyerahkan otoritas sepenuhnya kepada Joko Widodo dalam menyusun struktur kabinet di periode kedua.

Seluruh pihak harus menjadi bagian penting untuk memperkuat sistem presidensial sebagaimana hasil konsensus bersama pendiri bangsa.

Seruan itu disampaikan Ali Masykur setelah KPU menetapkan ulang Jokowi-KH Makruf Amien sebagai pemenang Pilpres 2019, dan kini isunya tentang aspirasi pemilihan para menteri.

Baca: Sosok 7 Tokoh Anak Muda yang Dikaitkan jadi Menteri di Kabinet Jokowi

Baca: Kabinet Jokowi-Ma’ruf, PBNU Siapkan 15-20 Nama

Untuk diketahui, pada 27 Juni lalu 9 hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan hasil Perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres, MK menolak seluruh permohonan dari Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Uno.

“Semua pihak yang terkait dengan Pilpres 2019 agar menyerahkan kewenangan kepada Joko Widodo, terkait siapa-siapa yang akan mendampingi kerja presiden merupakan prerogatif Presiden terpilih."

"Biarkan Pak Jokowi bekerja secara profesional dibantu Pak Kiai Makruf Amin sebagai wapres terpilih untuk memilih pembantunya di pemerintahan periode kedua,” tutur Ali Masykur dalam siaran pers kepada Tribunnews.com, Jumat (5/7/2019).

Ali menandaskan, Pak Jokowi pasti sudah mengetahui Parpol, Organisasi, Relawan, dan profesional mana yang akan di ajak bicara untuk pengisian jabatan Menteri.

Menurut Cak Ali- panggilan akrabnya- para elite politik dan tokoh masyarakat yang terlibat aktif di Pilpres 2019 kembali fokus bekerja mengagregasi kepentingan rakyat yang belum selesai, baik yang berasal dari pihak 01 maupun 02.

“Seluruh elite khususnya elite pendukung 01 mending fokus mengagregasi kepentingan rakyat yang belum tuntas, RUU yang menjadi tanggung jawab legislator di parlemen, para menteri dan kepala daerah, dan berbagai tugas negara lainnya,” tambah Mantan Ketua Umum PB PMII 1991-1994 ini.

Halaman
12
Editor: Yudie Thirzano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved