Pemilu 2019

Mahkamah Konstitusi Diminta Sandingkan Salinan C1 dan C1 Plano, Sengketa Dapil 2 Humbang Hasundutan

Hal itu untuk membuktikan terangnya kecurangan pelaksanaan pemilu legislatif di dapil 2 Humbang Hasundutan.

Mahkamah Konstitusi Diminta Sandingkan Salinan C1 dan C1 Plano, Sengketa Dapil 2 Humbang Hasundutan
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Gedung Mahkamah Konstitusi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sidang Permohonan Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) Legislatif tahun 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) masih terus berlangsung.

PHPU dapil 2 Kabupaten Humbang Hasundutan nomor perkara 131-09-02/PHPU.DPR-DPRD/XVII /2019 yang diajukan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) untuk Provinsi Sumut terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus menjadi perhatian penting MK.

Hal itu untuk memastikan tercipta kebenaran dan keadilan dalam pelaksanaan kontestasi pemilu legislatif di dapil 2 Humbang Hasundutan, maka sangat beralasan MK pada agenda pemeriksaan bukti memerintahkan termohon 2 (KPU) untuk menyandingkan salinan C1 dan C1 plano.

Hal itu untuk membuktikan terangnya kecurangan pelaksanaan pemilu legislatif di dapil 2 Humbang Hasundutan.

Kuasa Hukum Partai Perindo dalam PHPU di dapil 2 Humbang Hasundutan, M Raja Simanuntak menjelaskan, pada 18 April 2019 pukul 02.00 WIB, posko pemenangan Perindo telah melakukan perhitungan manual sesuai dengan data C1 plano yang dikirimkan oleh saksi-saksi Perindo melaui pesan whattshap dengan total 2.041 suara.

“Bahwa tidak terdapat persesuaian jumlah perolehan suara dan jumlah suara sah di dapil Humbang Hasundutan 2 peserta pemilu baik salinan C1 dengan DB1, salinan C1 dengan seluruh DAA1, salinan C1 dengan DA1 serta DAA1 dengan DA1 juga dengan DB1,” jelas Raja di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Raja mengungkap fakta hukum membuktikan terdapat perolehan suara parpol dan caleg parpol yang digelengbungkan suaranya.

Selain itu, meniadakan suara parpol yang perolehan suaranya tidak memungkinkan untuk memperoleh kursi DPRD dapil Humbang Hasundutan (Humbahas).

Menurut pantauan saksi pemohon (Perindo) pada 18 April 2019, bahwa perolehan suara Golkar di dapil 2 Humbahas tidak mencapai 6.000 suara.

Dengan metode saint league, maka seharusnya Perindo memperoleh kursi di dapil itu.

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved