Kantor Golkar Diteror

Teror Bom Molotov di Kantor DPP Golkar, Ciri-ciri Pelaku Hingga Sempat Kepergok Warga

Saat kejadian, orang tak dikenal yang melempar bom molotov itu panik ketika aksinya dilihat orang yang berada di lokasi kejadian

Teror Bom Molotov di Kantor DPP Golkar, Ciri-ciri Pelaku Hingga Sempat Kepergok Warga
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menunjukan barang bukti saat rilis kepemilikan narkoba oleh Umar Ohoiten atau Umar Kei di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/8/2019). Polda Metro Jaya menetapkan Umar Kei sebagai tersangka kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 2,91 gram dan juga menyita senjata api jenis revolver dengan enam buah butir peluru. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kantor DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat sempat mendapat teror, yakni dilempar bom molotov

Saat kejadian, orang tak dikenal yang melempar bom molotov itu panik ketika aksinya dilihat orang yang berada di lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut, salah satu bom molotov yang dilemparkan ke kantor DPP Golkar sempat dinyalakan pelaku.

Diketahui, ada dua bom molotov yang dilempar ke kantor DPP Golkar.

Bom molotov itu dirangkai dalam botol bekas sirup yang berisi bahan bakar bensin.

Baca: Bercanda Saat Rekonstruksi, Sikap 5 Pembunuh Gadis yang Jasadnya Tinggal Tulang Bikin Polisi Heran

Baca: Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Serang Terungkap, Niat Pelaku Muncul Saat Lihat Pintu Rumah Korban

Baca: Hubungkan Pelancong dengan Tour Guide di Platform Digital

Baca: Ingin Naik Kelas, BRI Agro Incar Rights Issue Rp 700 Miliar

"Menurut keterangan saksi bahwa botol kedua yang akan dilemparkan sempat dinyalakan oleh pelaku namun api tidak menyala dikarenakan panik melihat saksi," kata Argo saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (21/8/2019).

Awalnya, satu bom molotov dilempar pelaku yang berboncengan menggunakan motor Yamaha N-Max warna hutam.

Lalu, satu bom lainnya dilemparkan dua pelaku lainnya yang berboncengan menggunakan motor Honda Vario putih.

"Satu orang yang dibonceng sepeda motor Vario langsung melemparkan botol berisi bensin mengarah ke kantor DPP Partai Golkar," kata Argo Yuwono.

"Kemudian, satu orang yang dibonceng sepeda motor Yamaha N-Max melemparkan botol berisi bensin ke arah saksi dan mengenai pintu pagar besi kantor DPP Partai Golkar," ujar Argo Yuwono.

Halaman
123
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved