Rusuh di Papua

Kehadiran Panglima TNI dan Kapolri Berkantor di Papua Selama Sepekan Bisa Memberikan Rasa Aman

Ketua Umum ReJO, HM Darmizal MS menilai Kapolri dan Panglima TNI akan berkantor di Papua selama sepekan adalah sangat tepat.

Kehadiran Panglima TNI dan Kapolri Berkantor di Papua Selama Sepekan Bisa Memberikan Rasa Aman
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan berkantor di Papua selama sepekan.

Terkait hal itu, Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) HM Darmizal MS, menilai langkah tersebut baik adanya dan sangat tepat.

Masyarakat di Papua dan Papua Barat, kata dia, perlu diberikan rasa aman pasca aksi unjuk rasa berujung kerusuhan.

"Bahwa kehadiran Panglima TNI dan Kapolri tinggal bersama dapat memberikan rasa aman dan menjauhkan dari trauma terulang kembali demontrasi anarkis yang meresahkan," ujar Darmizal, ketika dikonfirmasi, Senin (2/9/2019).

Ia mengatakan, pendekatan mensejahterakan 'prosperity approach' yang dilakukan pemerintah, merupakan langkah terbaik bagi saudara-saudara kita di Papua dan Papua Barat.

Pembangunan dengan komitmen 'Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia' yang dilakukan sejak hari pertama pemerintahan Jokowi-JK dilantik pada Oktober 2014, terutama di Papua dan Papua Barat yang dipercepat lebih gencar dan lebih massif sudah dirasakan secara luas oleh masyarakat.

"Bahwa masih ada yang belum bisa dipuaskan karena pembangunan tersebut secara merata dan menyeluruh, merupakan hal yang lumrah dan manusiawi. Memang sulit semua dipuaskan pada waktu bersamaan," ucapnya.

Oleh karenanya, pada Kabinet Kerja Jilid II pemerintahan Jokowi-Amin lebih mengutamakan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) secara total.

"Saya yakin, pada Kabinet Kerja jilid II ini, saudara kita di Papua dan Papua Barat akan dapat merasakan pertumbuhan yang semakin membaik kedepannya," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved