Rusuh di Papua

Mendagri: Kecuali Menko Polhukam, Semua Menteri Enggak Boleh Bicara Soal Papua

Tjahjo Kumolo mengatakan semua menteri Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilarang membuat pernyataan terkait kondisi Papua

Mendagri: Kecuali Menko Polhukam, Semua Menteri Enggak Boleh Bicara Soal Papua
Rizal Bomantama
Mendagri Tjahjo Kumolo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan semua menteri Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilarang membuat pernyataan terkait kondisi Papua dan Papua Barat.

Tjahjo menyebut, jika semua informasi terkait Papua pascakerusuhan hanya disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

"Urusan Papua sudah ditunjuk langsung Menko Polhukam. Semua menteri enggak boleh bicara," kata Tjahjo saat ditemui di gedung Lemhanas, Jakarta Pusat, Selasa (5/9/2019).

Baca: Main Film Baru, Dakota Fanning Justru Dikritik Saat Perankan Wanita Imigran dari Ethiopia

Baca: Sukses di Usia Muda, Cara Delevingne Masuk Daftar Model dengan Bayaran Tertinggi di Inggris

Peryataan Tjahjo itu disampaikan saat menjawab awak media soal usul Wakil Presiden Jusuf Kalla yang meminta agar bendera Bintang Kejora bisa berkibar dengan syarat harus ada perubahan pada lambang yang sudah ada.

Tjahjo pun enggan menjelaskan lebih lanjut terkait siapa yang melarang dan alasan para menteri tak diperbolehkan bicara soal Papua.

Meski kondisi terkini Papua dan Papua Barat diklaim berangsur kondusif.

"Semua jalan, pelayanan masyarakat," ujar Tjahjo.

Selain itu, ia mengaku terus memantau kondisi di Papua dengan melakukan koordinasi dengan kepala daerah setiap hari.

Tjahjo juga menyampaikan kepada kepala daerah untuk tetap membuka layanan masyarakat.

"Tugas saya setiap hari menelepon gubernur, bupati, wali kota agar layanan masyarakat itu jalan walau sekecil apapun," jelasnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved