Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Ungkap Sejumlah Kejanggalan RAPBD, Ini Tanggapan Analis Kebijakan Publik

Sejumlah kejanggalan dalam rancangan APBD DKI Jakarta diungkap Fraksi Partai Solidaritas Indonesia, DPRD DKI Jakarta.

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Ungkap Sejumlah Kejanggalan RAPBD, Ini Tanggapan Analis Kebijakan Publik
apbd.jakarta.go.id
Situs APBD DKI Jakarta bagian Anggaran hanya menampilkan tulisan "Info Jadwal belum ada yang dipublikasikan" 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah kejanggalan dalam rancangan APBD DKI Jakarta diungkap Fraksi Partai Solidaritas Indonesia DPRD DKI Jakarta, Wiliam Aditya Sarana.

Terkait masalah tersebut, Analis Kebijakan Publik Agus Pambagyo memberikan tanggapannya.

William awalnya mengungkap adanya kejanggalan APBD di Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Kejanggalan yang ditemukan berupa jumlah pembelian lem aibon mencapai Rp 82 Miliar.

Jumlah tersebut tertulis dalam website apbd.jakarta.go.id.

Viral di Media Sosial soal Anggaran Lem Aibon Rp 82,8 Miliar, Begini Klarifikasi Disdik DKI
Viral di Media Sosial soal Anggaran Lem Aibon Rp 82,8 Miliar, Begini Klarifikasi Disdik DKI (Kolase/Twitter/@willsarana)

Fraksi PSI menyorot besaran angka dari sejumlah komponen yang ada dalam usulan APBD 2020 pada penganggaran secara elektronik atau e-budgeting.

Menurut Wiliam, saat ini usulan APBD 2020 telah sampai pada tahap pembahasan dengan DPRD.

"Jadi ini sekarang dalam tahap pembahasan dengan DPRD setelah DPRD ini selesai yang sekarang baru tahap KUA PPAS dan selanjutnya tahap MOU," ujarnya, dilansir dari kanal YouTube Kompas TV, Rabu (30/10/2019). 

Baca: Mencermati Anggaran Janggal RAPBD DKI 2020

MOU ini menjadi dasar untuk pembahasan RAPBD.

Setelah semua selesai pada tanggal 30 November 2019, APBD tersebut akan diparipurnakan di Peraturan Daerah.

Halaman
123
Penulis: Indah Aprilin Cahyani
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved