Ketatnya Penjagaan Tito Karnavian di Kantor Kemendagri
Tak lagi menjabat Kapolri, penjagaan terhadap Tito Karnavian yang kini menjadi Menteri Dalam Negeri masih terlihat ketat.
Penulis:
Rizal Bomantama
Editor:
Sanusi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tak lagi menjabat Kapolri, penjagaan terhadap Tito Karnavian yang kini menjadi Menteri Dalam Negeri masih terlihat ketat.
Hal itu tampak usai Tito menjadi imam salat Jumat di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2019).
Usai salat, Tito yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan kopiah hitam langsung menaiki mobil golf menuju ruangannya yang berjarak sekitar 150 meter dari masjid kompleks kantor Kemendagri.
Di dalam mobil golf itu ada dua orang yang berjaga di depan Tito termasuk sopir dan dua orang di belakang.

Setelah itu sejumlah orang yang mengenakan seragam hijau dan batik sekitar tujuh orang tampak berlari mengitari dan mengawal mobil golf yang dinaiki Tito tersebut hingga sampai ke Gedung A Kemendagri tempat dirinya berkantor.
Begitu pun saat dirinya akan menuju ke Istana Wakil Presiden pada sore harinya.
Menaiki mobil Land Cruiser abu-abu bernomor polisi RI 21, Tito dikawal sejumlah mobil patwal.
Bahkan ada satu sepeda motor sport yang dinaiki dua pengawal yang mengenakan rompi hitam dan membawa senjata membuntuti mobil yang dinaiki Tito.
Sebelum meninggalkan Kantor Kemendagri, Tito sempat memenuhi permintaan wawancara awak media.
Tito Karnavian berencana mengundang seluruh kepala daerah di Indonesia untuk bertemu Presiden Joko Widodo pada pertengahan November 2019 mendatang.
Ia mengatakan dalam pertemuan itu nantinya Presiden Jokowi akan menyampaikan visi dan misinya kepada seluruh kepala daerah sehingga selaras dengan anggaran pembangunan daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Saya sudah sampaikan kepada presiden bahwa pertengahan November besok kita akan memanggil seluruh kepala daerah, dan selama dua hari presiden akan menyampaikan visi dan misi. Sehingga semua kepala daerah paham visi misi presiden dan tahu program pembangunan nasional apa yang bisa dimasukkan dalam APBD 2020, di samping program pembangunan khas daerah masing-masing,” ungkap Tito.
Baca: Tito Karnavian Jadi Imam Salat Jumat di Kemendagri Usai Hadiri Pelantikan Idham Azis di Istana
Baca: Maksimalkan Manfaat, Kemendagri Akan Naikkan Kapasitas Memori e-KTP Jadi 32 Kb
Baca: Jokowi Lantik Idham Azis sebagai Kapolri Baru, Kini Resmi Menyandang Pangkat Jenderal