Breaking News:

Spanduk Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dibentangkan di Depan Komisi IX DPR

Para petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) berseragam biru yang tengah berjaga, langsung menarik spanduk tersebut. Rapat pun langsung dilanjutkan kembali.

TRIBUNNEWS.COM/MUHAMMAD YUSUF
Spanduk protes penolakan kenaikan iuran BPJS dibentangkan di depan ruang Komisi IX DPR, Selasa (5/11/2019). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Spanduk protes penolakan kenaikan iuran BPJS dibentangkan saat Komisi IX DPR sedang Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Menteri Kesehatan, BPJS, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Selasa (5/11/2019).

Pantauan tribun,pembentangan spanduk terjadi sekira pukul 15.35 WIB. Spanduk berlatar oranye berukuran kurang lebih 3 m x 1 m itu tertulis, 'Cabut Perpres No 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan. Kenaikan Premi BPJS Memberatkan Hidup Rakyat'.

Baca: Komisi IX DPR, BPJS Watch dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia Tanggapi Kenaikan Iuran BPJS

Terdapat logo bertuliskan Rekan Indonesia, Relawan Kesehatan Indonesia di sisi kanan dan kiri spanduk.
Kejadian itu sempat menyita perhatian para peserta rapat. Namun, hanya beberapa detik saja spanduk dibentangkan.

Para petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) berseragam biru yang tengah berjaga, langsung menarik spanduk tersebut. Rapat pun langsung dilanjutkan kembali. "Ini siapa yang bawa? Nggak boleh bentangin spanduk di ruang rapat ini," kata seorang Pamdal.

Baca: Menteri Kesehatan Masih Pelajari Perpres Jokowi Soal Dokter Spesialis

"Ini anggota kami Pak yang bawa. Kami tidak tahu kalau tidak boleh," kata perwakilan pembentang spanduk yang diamankan.

Lima orang langsung diamankan oleh Pamdal. Mereka langsung dibawa turun ke Pos Pamdal untuk dimintai keterangan. Pamdal langsung memberikannya peringatan dan menyita spanduk tersebut.

"Kalau spanduk ini masih diperlukan akan kami kembalikan lagi. Tapi tidak boleh dibentangkan di sini. Kalau di luar DPR nggak apa-apa," kata Tarma, salah satu petugas Pamdal.

Sementara itu, Agung Nugroho, Ketua Nasional Rekan Indonesia yang mewakili aksi tersebut mengatakan, bahwa itu baru aksi awal penolakan kenaikan premi BPJS.

"Ini sebagai simbol dimulainya penolakan terhadap kenaikan premi BPJS. Kami akan melanjutkan aksi pada Kamis ini, dengan merantai diri kami di gerbang BPJS Pusat," kata Agung ditemui.

Setelah itu, aksi juga dilanjutkan dengan melakukan demonstrasi di setiap kota di kantor BPJS masing-masing daerah.

Baca: Cara Mudah Cek dan Bayar Iuran BPJS Kesehatan, Bisa Lewat HP

Halaman
12
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved