Ahok Masuk BUMN

Seperti Arie Gumilar yang Tolak Ahok ke BUMN, Ketum SP Pertamina Kalimantan: Kami Membela Pertamina

Ketua Umum Serikat Pekerja Mathilda Pertamina Kalimantan Mugiyanto berkomentar terkait dengan penolakan FSPPB terhadap masuknya Ahok ke Pertamina.

Seperti Arie Gumilar yang Tolak Ahok ke BUMN, Ketum SP Pertamina Kalimantan: Kami Membela Pertamina
KompasTV
Ketua Umum Serikat Pekerja Mathilda Pertamina Kalimantan Mugiyanto memberikan komentar terkait penolakan FSPPB terhadap masuknya Ahok ke PT Pertamina. 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum Serikat Pekerja (SP) Mathilda Pertamina Kalimantan Mugiyanto turut berkomentar terkait dengan penolakan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) terhadap masuknya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke PT Pertamina. 

Mugiyanto memberikan tanggapannya dalam acara Kompas Petang yang kemudian diunggah oleh kanal YouTube KompasTV, Selasa (19/11/2019).

Dalam keterangannya, Mugiyanto mengatakan ingin meluruskan pemberitaan yang menyudutkan organisasinya FSPBB.

Khususnya Presiden FSPBB, Arie Gumilar, yang dibully di media sosial karena menolak Ahok ke Pertamina.

Ia berdalih bahwa penolakan yang dilakukan organisasinya bertujuan untuk membela Pertamina.

"Saya ingin meluruskan pemberitaan yang yang menyudutkan organisasi kami FSPPB, khususnya Presiden FSPPB yang dibully habis-habisan di media ya," kata Mugiyanto.

"Saya sampaikan di sini bahwa sebetulnya kita semua dalam wadah federasi ini ingin membela Pertamina, ingin menjaga kelangsungan usaha atau bisnis Pertamina ya," tambahnya.

Mugiyanto lantas menjelaskan alasan kenapa FSPPB menolak Ahok bergabung dengan Pertamina.

Mugiyanto menejelaskan bahwa pengangkatan Ahok sebagai Direksi atau Komisaris di Pertamina tidak dilakukan sesuai Undang-Undang BUMN Nomor 19 Tahun 2003 dan Permen BUMN Nomor 003 Tahun 2015.

Mugiyanto menyampaikan bahwa dalam Undang-Undang BUMN Nomor 19 Tahun 2003 menjelaskan bahwa seseorang yang diangkat menjadi Direksi BUMN harus melalui uji kelayakan dan kepatuhan.

Halaman
1234
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved