Dirut Garuda Dipecat

Soal Penyelundupan Harley Davidson, Komisi XI DPR RI: PT Garuda Indonesia Sisakan Banyak Persoalan

Soal penyelundupan Harley Davidson di pesawat Airbus A330-900 milik PT. Garuda Indonesia, ini tangapan Komisi XI DPR RI.

Soal Penyelundupan Harley Davidson, Komisi XI DPR RI: PT Garuda Indonesia Sisakan Banyak Persoalan
www.brompton.com dan www.harley-davidson.com
Harga┬áSparepart Harley Davidson dan Sepeda Brompton┬ádi Pasaran 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus penyelundupan Harley Davidson di pesawat Airbus A330-900 di milik PT. Garuda Indonesia memasuki babak baru.

Petugas Bea dan Cukai mendapati onderdil ilegal saat pesawat Airbus A330-900 yang dipesan maskapai tersebut tiba di Indonesia, pertengahan November 2019.

Komisi XI DPR RI menanggapi penemuan tersebut dalam konferensi pers yang Tribunnews kutip dari YouTube metrotvnews, Kamis (5/12/2019).

Komisi XI DPR RI menuturkan pihaknya mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait kasus penyelundupan onderdil Harley.

"Apresiasi karena kita dalam kondisi kurang baik dalam penerimaan anggaran negara," tutur Komisi XI DPR RI.

Pihaknya menyayangkan adanya penyelundupan tersebut.

Pihak Komisi XI DPR RI juga menambahkan PT. Garuda Indonesia masih menyisakan banyak persoalan besar.

Komisi XI sempat memanggil Dirut perusahaan berpelat merah tersebut terkait masalah penemuan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Laporan keuangan Garuda, untung Rp 70 miliar, tapi seusai diperiksa BPKP rugi triliunan rupiah," tutur Komisi XI DPR RI.

Komisi XI menambahkan, pemeriksaan untuk kasus tersebut belum selesai.

Halaman
1234
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Fathul Amanah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved