Sabtu, 30 Agustus 2025

Dewan Pengawas KPK

Anggota Komisi III DPR Nilai Dewan Pengawas KPK Pilihan Jokowi Memiliki Rekam Jejak yang Bersih

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Taufik Basari, menilai komposisi 5 orang Dewan Pengawas KPK yang dipilih Presiden Jokowi sudah tepat.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Politikus Nasdem Taufik Basari 

Anggota Dewan Pengawas KPK Harjono mengatakan, dalam pertemuan tertutup, Presiden Jokowi memberikan gambaran kepada seluruh dewan pengawas serta pimpinan KPK terkait wilayah rawan korupsi.

Baca: 6 Tugas Dewan Pengawas KPK, Fungsi Pengawasan hingga Lakukan Evaluasi Tahunan

"Presiden memberikan satu wawasan pada kami, sebetulnya persoalan besar pada korupsi ada dimana, dengan gamblangnya menyatakan ada sektor-sektor khusus dan di situ kami harus fokus," ujar Harjono di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Namun, Harjono tidak menjelaskan secara detail terkait sektor rawan praktik korupsi.

"Kebocoran dan hambatan ini lah yang harus bisa dicari, kalau itu kemudian karena persoalan korupsi," ucap Harjono.

Baca: Jawaban Jokowi saat Ditanya soal Dewas KPK Berasal dari Penegak Hukum Aktif: Salah Dengar Kamu

Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) itu pun memastikan, pertemuan secara tertutup dengan Presiden Jokowi bukan arahan secara khusus dalam arti sebuah intervensi dari kepala negara.

"Presiden sudah bilang tidak akan ada intervensi apa-apa. Silakan (bekerja)," kata Harjono.

Jokowi beberkan alasan pilih Tumpak Cs

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Tumpak Hatorangan Panggabean menjadi ketua dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jokowi menilai, mantan wakil ketua KPK periode 2003-2007 tersebut merupakan sosok yang memiliki pengalaman panjang di bidang hukum, khususnya di lembaga antirasuah.

"Saya kira beliau-beliau adalah orang yang bijak, yang bijaksana saya kira," ujar Jokowi di Istana Negara, Jumat (20/12/2019).

Baca: Dengan Adanya Dewan Pengawas, Jokowi Yakin Pimpinan KPK yang Baru Bisa Bawa KPK ke Arah Lebih Baik

Menurut Jokowi, pemilihan anggota Dewan Pengawas KPK telah mempertimbangkan banyak hal, dengan melihat masing-masing latar belakangnya.

"Memang ini kita pilih dari sudut-sudut yang berbeda-beda, ada yang mantan hakim, ada yang hakim aktif, ada juga mantan KPK, ada yang akademisi, ada mantan Mahkamah Konstitusi," kata Jokowi.

Baca: Profil Syamsuddin Haris, Peneliti Senior yang Jadi Anggota Dewan Pengawas KPK, di LIPI 34 Tahun

"Saya kira sebuah kombinasi yang sangat baik, sehingga memberikan fungsi kontrol dan pengawasan terhadap komisioner KPK," sambung Jokowi. 

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan