Komisioner KPU Terjaring OTT KPK

Aria Bima Sebut 2 Kader PDIP Diduga Terseret OTT KPK Sebagai Oknum

Rakernas dan Ulang Tahun PDIP akan digelar pada 10 hingga 12 Januari 2020, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Choirul Arifin
TRIBUNNEWS/LARASATI DYAH UTAMI
Tidak seperti biasanya, kondisi Kantor DPP PDIP, Kamis (9/1/2020) siang di Jalan Diponegoro terlihat tertutup. Tidak sembarangan orang dapat masuk. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi PDI Perjuangan Aria Bima menegaskan partainya akan terbuka dalam penegakan hukum.

Hal itu disampaikannya merespons kabar terseretnya kader PDIP dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap komisioner KPU Wahyu Setiawan.

"Soal pemberantasan korupsi Bu Mega sudah jelas, tegas. Oknum itu. Kalau oknum ya siapapun lah. Saya belum tahu soalnya," katanya ditemui di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Aria memastikan munculnya kasus ini tak akan mengganggu jalannya Rakernas dan Ulang Tahun PDIP ke-47.

Baca: Kantor DPP PDIP Mendadak Tertutup Pasca OTT KPK Terhadap 2 Staf Sekjen Partai

Rakernas dan Ulang Tahun PDIP akan digelar pada 10 hingga 12 Januari 2020, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.

Baca: Djarot Bantah ada Penyegelan Kantor DPP PDIP

"Ini rakernas soal urusan partai yang besar. Ini kaitan dengan visi misi, program partai ke depan," ujarnya.

Kini Tertutup

Tidak seperti biasanya, kondisi Kantor DPP PDIP, Kamis (9/1/2020) siang di Jalan Diponegoro terlihat tertutup. Tidak sembarangan orang dapat masuk.

Lalu lintas di Jalan Diponegoro terlihat normal. Kemacetan yang terjadi beberapa saat hanya dikarenakan lampu lalu lintas yang menuju Salemba maupun sebaliknya.

Belum lama, sejumlah petugas kepolisian terpantau masuk kedalam kantor DPP PDIP tersebut.

Belum diketahui katena hal apa kedatangnya sejumlah petugas tersebut. Wartawan masih menunggu keterangan yang diberikan DPP PDIP di depan kantornya.

Hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut dari DPP PDIP terkait OTT KPK terhadap orang berinisial D dan S. Keduanya diketahui sebagai dua staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Politisi Partai Demokrat Andi Arief dalam cuitannya di akun Twitter menyinggung kedua orang tersebut ikut terseret operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam cuitannya.

Sebelumnya, KPK menangkap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, Rabu (8/1/2020).

Dalam rangkaian OTT tersebut selain Wahyu, KPK juga menangkap 3 orang lainnya yang berinisial HM, termaksud D dan S yang merupakan staf Hasto Kristianto.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved