Kasus Jiwasraya

Jaksa Agung Siap Melawan Jika Tersangka Kasus Jiwasraya Ajukan Praperadilan

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin menyatakan tak masalah jika lima tersangka kasus Jiwasraya berniat mengajukan praperadilan.

Jaksa Agung Siap Melawan Jika Tersangka Kasus Jiwasraya Ajukan Praperadilan
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019). Burhanuddin menjawab sejumlah pertanyaan dari awak media. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung RI ST Burhanuddin menyatakan tak masalah jika lima tersangka kasus Jiwasraya berniat mengajukan praperadilan.

Pihaknya siap meladeni upaya hukum yang akan diajukan para tersangka.

"Takut dipraperadilakan? Ya enggak apa-apa kita lawan," kata Burhanudin di kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Baca: Kejaksaan Agung: Fee Broker Fiktif Jiwasraya Belum Tentu Rp 54 Milliar

Di sisi lain, Burhanuddin menyebutkan belum bisa membeberkan lebih lanjut kerugian negara dalam kasus Jiwasraya.

"Kan kerugian negara lagi dihitung, kerugian negara itu bukan sudah (dihitung) tapi ada pernyataan saja dari BPK bahwa itu adalah kerugian negara," kata dia.

Seperti diketahui Kejaksaan Agung menetapkan lima orang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi Jiwasraya, Selasa (14/1/2020).

Baca: Ombudsman RI Bentuk Tim Investigasi Bongkar Kejanggalan Jiwasraya, Asabri dan Taspen

Lima orang yang menjadi tersangka tersebut di antaranya manta Direktur Utama (Dirut) Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan kepala divisi investasi Jiwasraya, Syahmirwan.

Kemudian, mantan Direktur Keuangan Jiwasraya, Hary Prasetyo; Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro; dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Mineral, Heru Hidayat.

Kelimanya langsung ditahan Kejaksaan Agung setelah menjalani pemeriksaan.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved