Breaking News:

Komisioner KPU Terjaring OTT KPK

KPK Periksa Kepala Sekretariat DPP PDIP Adi Nugoroho di Kasus Suap Komisioner KPU

"Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka WS (Wahyu Setiawan, eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum)," ujar Ali Fikri.

Tribunnews/JEPRIMA
Tersangka mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina usai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020). Agustiani Tio Fridelina diperiksa dalam kasus dugaan korupsi penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 yang menyeret mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan sebagai tersangka. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) Adi Nugoroho.

Adi akan bersaksi dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 2019-2024 yang menjerat eks calon anggota legislatif PDIP Harun Masiku.

"Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka WS (Wahyu Setiawan, eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum)," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (13/2/2020).

Masih belum diketahui apa yang akan digali tim penyidik dari Adi. Namun diketahui tim penyidik juga pernah memanggil tiga saksi dari Sekretariat DPP PDIP pada 24 Januari 2020 kemarin. Ketiga orang tersebut, Kusnadi, Gery dan Riri.

Baca: Bakrie Autoparts Pamerkan Bus Listrik yang Diujicoba Transjakarta

Berdasarkan pernyataan Advokat PDIP Donny Tri Istiqomah, Kusnadi, yang merupakan salah satu Sekretariat DPP PDIP merupakan pihak yang pernah menitipkan uang sebesar Rp400 juta kepada Donny.

Baca: Trek Formula E di Monas Punya 2 Lapisan yang Mudah Dibongkar

Hal tersebut diakui Donny usai diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terhadap Wahyu Setiawan.

"Memang saya dapat titipan uang Rp 400 juta dari Mas Kusnadi," ucap Donny di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Donny membantah uang tersebut berasal dari Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Menurut dia, uang yang dia terima dari Kusnadi untuk diberikan kepada tersangka Saeful Bahri berasal dari Harun Masiku.

"Pernah Mas Kusnadi nitip uang untuk Pak Saeful ke saya. Dan kan sudah terkonfirmasi juga, bahwa uang yang dari Mas Kusnadi yang dititipkan ke saya untuk Pak Saeful itu dari Pak Harun," kata Donny.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved