Breaking News:

Wamenhan Sebut Pindad dan Dirgantara Sudah Mampu Produksi Ventilator

Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan, ada dua BUMN dalam klaster National Defence and Hightech Industries (NDHI) yang mampu membuat ventilator.

Tribunnews.com/Gita Irawan
Wakil Menteri Pertahanan, Sakti Wahyu Trenggono di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat pada Selasa (5/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Menteri Pertahanan, Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan, ada dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam klaster National Defence and Hightech Industries (NDHI) yang mampu membuat ventilator, yaitu Pindad dan Dirgantara.

Dua BUMN tersebut telah lulus uji produk dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Kementerian Kesehatan.

Pihaknya memastikan untuk membeli ventilator tersebut, untuk pasien corona di Indonesia.

“Pindad dan Dirgantara sudah mampu produksi ventilator. Kementerian Pertahanan akan pastikan membeli produk buatan BUMN ini agar kita tak telat bergerak dan menjadi pemenang dalam melawan Covid-19,” ujar Trenggono, Sabtu (25/4/2020), dikutip dari rilis laman resmi kemhan.go.id.

Ia menyebut, Kementerian Pertahanan mendukung BUMN di industri pertahanan (Indhan) untuk ikut memproduksi alat medis ventilator.

Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sakti Wahyu Trenggono
Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sakti Wahyu Trenggono (Gita Irawan/Tribunnews.com)

Menurutnya, stok ventilator saat ini terbatas, sedangkan pasien corona sangat membutuhkannya.

“Ventilator merupakan alat bantu pernapasan yang vital dibutuhkan dalam penanganan pasien Covid-19."

"Kebutuhan alat medis ini sangat tinggi sementara suplainya terbatas."

"Saya selama ini aktif mendorong pabrik milik BUMN yang berada di klaster National Defence and Hightech Industries (NDHI) ikut produksi ventilator,” terangnya.

Baca: Donald Trump Janji Kirim Ventilator ke Indonesia, Ini Kata Istana

Baca: Cuitan Trump di Twitter Akan Sediakan Ventilator untuk Indonesia Mengundang Protes Warga Amerika

Baca: Apa Itu Ventilator dan Bagaimana Cara Kerjanya? Simak Penjelasan Berikut Ini

Pemanfaatan mesin produksi yang dimiliki sektor Indhan untuk membuat ventilator, bisa berkaca pada Amerika Serikat yang meminta pabrik mobil Ford, GM, dan pabrik turbin GE, untuk memproduksi ventilator.

Halaman
123
Berita Populer
Penulis: Nuryanti
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved