Breaking News:

Pembobol BNI Ditangkap

Jalani Rapid Test, Maria Pauline Lumowa Dinyatakan Negatif Covid-19

"Kita juga menerapkan protokol kesehatan, yang bersangkutan sudah di rapid test dan hasilnya negatif," kata Argo

Tribunnews/Jeprima
Buronan pembobol kredit Bank BNI sebesar 1,2 triliun, Maria Pauline Lumowa tiba di Ruang VIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (9/7/2020). Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) usai ditangkap setelah 17 tahun menjadi buron terkait kasus pembobolan kredit Bank BNI sebesar 1,2 triliun. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri telah menjalani serangkaian protokol kesehatan terhadap tersangka kasus pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru Maria Pauline Lumowa.

Termasuk pemeriksaan pencegahan virus corona atau Covid-19.

Baca: Buron Kakap Maria Pauline Bisa Ditangkap, Bagaimana dengan Harun Masiku, Djoko Tjandra, dan Lainnya?

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Polisi Argo Yuwono mengatakan, Maria telah menjalani rapid tes yang dilakukan Pusdokkes.

Hasilnya, yang bersangkutan negatif Covid-19.

"Kita juga menerapkan protokol kesehatan, yang bersangkutan sudah di rapid test dan hasilnya negatif," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2020).

Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya juga akan masih menunggu hasil pemeriksaan tes PCR atau swab terhadap Maria. Hasilnya, masih membutuhkan waktu beberapa hari.

"Kalau swab masih menunggu hasilnya," pungkasnya.

Untuk diketahui, Maria Pauline Lumowa alias MPL merupakan salah satu tersangka pelaku pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru.

Modus operandi yang dilakukan dengan cara Letter of Credit (L/C) fiktif.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved