Breaking News:

Kasus Djoko Tjandra

Aiman Kompas TV Jam 20.00: Rahasia Patgulipat Djoko Tjandra

Atas perjalanan kasusnya, rasanya Djoko Tjandra tak akan diam saja. Jalan lain akan ditempuhnya untuk bebas murni.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam. Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 
p>TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kamis, 30 Juli 2020, menjadi akhir pelarian buronan kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali senilai Rp 904 Mmliar, Djoko Sugiarto Tjandra.

Sebelas tahun menghindari hukuman, Djoko Tjandra akhirnya ditangkap di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo, memimpin langsung penangkapan.

Kehebohan kasus Djoko Tjandra berawal dari vonis bebas yang diterimanya tahun 2000 silam.

Namun, kasus dikategorikan tindak perdata, bukan pidana. Terbukti perbuatan, namun bebas dari hukuman.

Delapan tahun berselang, Kejaksaan Agung mengajukan Peninjauan Kembali (PK), dan dikabulkan.

Mahkamah Agung (MA) menghukum Djoko Tjandra 2 tahun penjara.

Ajaib, sehari sebelum putusan, Djoko Tjandra melarikan diri ke Papua Nugini dan sempat menjadi warga negara di sana.

Pantang menyerah, selama dalam pelarian, Djoko Tjandra terus melakukan upaya terbebas dari jerat hukum.

Baca: Terkait Kasus Djoko Tjandra, Polri Didesak Periksa Suami Jaksa Pinangki yang Berpangkat Kombes

Sampai akhirnya, terungkap Djoko Tjandra masuk-ke luar Indonesia sejak 3 bulan lalu, untuk mengurus PK atas kasusnya.

Di sinilah awal petaka dimulai.

Terungkap “kongkalikong” Djoko Tjandra dengan sejumlah pejabat berwenang.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved