Breaking News:

Nasib WNI di Kapal Asing

BP2MI Temukan 15 ABK Telantar Di Garut, Hutang Hingga Belasan Juta, Gaji 2 Tahun Tak Dibayar

Benny Rhamdani mengatakan sebanyak 15 orang PMI ABK ditemukan dalam penggerebekan yang ditampung di rumah

Sumber: MBC/Screengrab from YouTube
Ilustrasi nasib ABK di Kapal China 

Benny melanjutkan bahwa kasus ini telah dilaporkan kepada pihak Disnaker Garut dan Polres Garut.

Pihaknya di BP2MI disampaikan Benny siap bekerjasama untuk menyelesaikan kasus para ABK terlantar ini.

"Kami membawa tujuh PMI ABK ke shelter di UPT BP2MI Bandung untuk mendapatkan pelayanan dan fasilitas tempat tinggal yang memadai. Dan mereka akan selalu siap bila diperlulan untuk melakukan BAP demi terwujudnya penyelesaian kasus ini," jelasnya.

Ia manambahkan, pihak RT RW tidak tahu soal penampungan, ada yang di penampungan selama 1 tahun, 4 bulan, 2 bulan. Hanya terkadang para ABK diberi makanan oleh warga.

Para ABK tersebut sampai diketahui sampai harus berhutang hingga belasan juta rupiah di warung terdekat.

"Untuk mandi juga kadang tidak ada air dan harus keluar untuk ke pemandian umum dng berjalan kaki," ujar Benny.

Benny mengatakan semua PMI ABK akan dikirim ke shelter di UPT BP2MI Bandung untuk mendapat pelayanan & fasilitas yg memadai.

Sebagian sudah dilaporkan ke Disnaker dan Polres Garut. Para PMI ABK diketahui berasal dari Garut, Sumedang, Tasik, Purwakarta.

"Ini akan di limpahkan semua kasusnya ke Bareskrim. kapanpun mereka dibutuhkan untuk BAP, akan siap," jelasnya

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved