Breaking News:

Kerumunan Massa di Acara Rizieq Shihab

Polisi Panggil 4 Saksi Terkait Kasus Kerumunan Rizieq Shihab, 2 di Antaranya Tak Hadir

Dari empat saksi yang dipanggil, Yusri mengatakan hanya dua orang yang hadir memenuhi panggilan penyidik.

Tribunnews.com/Vincentius Jyesta
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya memanggil empat saksi terkait kasus kerumunan massa dalam acara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Dari empat saksi yang dipanggil, Yusri mengatakan hanya dua orang yang hadir memenuhi panggilan penyidik.

"Untuk hari ini ada empat saksi, yaitu Kadinkes DKI Jakarta, Kadishub DKI Jakarta, ada saudara inisial K petugas tenda, lalu saksi ahli dari puslabfor. Ada dua yang hadir tadi Kadishub sejak pukul 11.30 WIB dan Kadinkes sudah hadir agak terlambat, tapi sekarang yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan," ujar Yusri, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Untuk saksi ahli puslabfor, kata Yusri, penyidik yang mendatangi langsung saksi ahli tersebut.

Saksi ahli itu akan dimintai keterangan terkait undangan acara yang beredar di media sosial hingga menganalisa rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi.

"Untuk puslabfor penyidik yang akan datang ke sana untuk memeriksa beberapa bukti lain," jelas Yusri.

Adapun saksi berinisial K yang diketahui merupakan petugas tenda hingga kini belum memberikan konfirmasi terkait panggilan dari kepolisian.

Baca juga: Bima Arya Diperiksa Polisi Terkait Kasus Tes Swab Rizieq Shihab, Mengaku Ditanya 14 Pertanyaan

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menambahkan pemanggilan petugas tenda bertujuan guna menggali keterangan soal persiapan dalam acara pernikahan tersebut.

Tubagus menjelaskan adanya pemasangan tenda di sekitar kediaman Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat menandakan adanya persiapan kegiatan sebelum acara berlangsung.

"Iya faktanya kan ada persiapan, ada tendanya, itu kan sebagai wujud persiapan, kalau misalnya nggak dipasang tenda atau nggak ada acara apa-apa, masa iya orang masang-masang tenda," kata Tubagus.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved