Breaking News:

Kasus Djoko Tjandra

Divonis 2,5 Tahun Penjara Terkait Kasus Djoko Tjandra, Anita Kolopaking Akan Ajukan Banding

Kuasa hukum Anita Kolopaking, Tommy Sihotang memastikan bakal mengajukan banding atas vonis 2 tahun 6 bulan penjara terhadap kliennya.

Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Kuasa hukum Anita Kolopaking, Tommy Sihotang (tengah) di PN Jaktim, Selasa (22/12/2020). 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Anita Kolopaking, Tommy Sihotang memastikan bakal mengajukan banding atas vonis 2 tahun 6 bulan penjara yang dijatuhkan majelis hakim dalam kasus surat jalan palsu.

"Pasti kami banding. Cuma nih ada mepet mau natal tahun baru. Mungkin besok, paling lambat lusa kami banding," kata Tommy ditemui usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (22/12/2020).

Tommy menegaskan upaya banding tersebut diambil karena amar putusan yang dibacakan hakim dianggap tidak tepat.

Baca juga: Anita Kolopaking Paparkan Persoalan Hukum Djoko Tjandra ke Prasetijo di Gedung Bareskrim

Pasalnya Anita selaku pengacara Djoko Tjandra membantu pengurusan surat menyurat dalam rangka menjalankan tugas semata.

Menurutnya kalau semua advokat dinilai salah membantu kliennya, maka ribuan advokat bisa bernasib seperti Anita.

"Bu Anita profesional dan melaksanakan tugasnya, ya kalau semua advokat diperlakukan gini, ya tahan saja semua ribuan advokat yang melakukan hal sama," katanya.

Baca juga: Andi Irfan dan Suami Anita Kolopaking akan Bersaksi di Sidang Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

"Soal e-KTP dia kirim atas permintaan, tolong dikirim KTP-nya, bukan atas inisiatif dia. Jadi sekali lagi, terlalu detail nanti saya ngomong. Pokoknya ini sangat dipaksakan, sangat menyakitkan hati karena kami tahu fakta-faktanya semua ditabrak. Jadi ya pak hakim ini cuma mengutip tuntutan aja," tegas dia.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis 2 tahun dan 6 bulan penjara kepada pengacara Djoko Tjandra, Anita Dewi Kolopaking atas kasus surat jalan palsu.

Dalam pertimbangannya, hakim menilai Anita selaku pengacara Djoko Tjandra bersalah menyuruh membuat dokumen palsu berupa surat jalan, surat keterangan bebas Covid-19, dan surat rekomendasi kesehatan.

Baca juga: Pengacara Djoko Tjandra Divonis 2,5 Tahun

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved