Breaking News:

Pengikut Rizieq Shihab Tewas

Anggota Komisi III DPR: Kepolisian Harus Menindaklanjuti Seluruh Temuan Komnas HAM

Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari (Tobas) meminta kepolisian menindaklanjuti hasil investigasi Komnas HAM.

Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Politikus Nasdem Taufik Basari 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari (Tobas) meminta kepolisian menindaklanjuti hasil investigasi Komnas HAM, sebagai bahan penyelidikan lebih dalam terhadap peristiwa penembakan enam anggota FPI.

"Hasil investigasi Komnas HAM merupakan dokumen hukum yang harus ditindaklanjuti, karena Komnas HAM adalah lembaga negara yang bekerja berdasarkan undang-undang," ujar Tobas saat dihubungi, Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Menurutnya, temuan Komnas HAM sebenarnya masih selaras dengan rekonstruksi yang dilakukan pihak Kepolisian, di mana terjadi peristiwa penyerangan bersenjata terhadap polisi, sehingga menewaskan dua orang.

Baca juga: Temuan Komnas HAM di KM 50: Ada Kekerasan, Pembersihan Darah hingga Diambilnya Kamera CCTV

Namun, terkait temuan empat anggota FPI yang ditembak di dalam mobil yang dibawa Polisi, Tobas menyebut harus di dalami Kepolisian dengan penyelidikan lanjutan mengenai bagaimana peristiwa yang sebenarnya terjadi, menggunakan metode scientific investigation.

"Karena itu, kepolisian harus melakukan pengujian lanjutan dengan mengkaji hasil otopsi terhadap tubuh empat korban dan mengkaji hasil uji balistik," ujar politikus NasDem itu.

Tobas menilai, pengujian tersebut untuk memastikan beberapa hal, seperti posisi lubang peluru di tubuh empat korban, letak sisa tembakan yang menembus di dalam mobil jika ada.

Baca juga: Soal Temuan Komnas HAM Terkait Tewasnya 4 Laskar FPI, Komisi III: Usut dan Proses Sampai Tuntas

Kemudian, jarak dan posisi tembakan, dalam keadaan bagaimana penembakan di mobil tersebut dilakukan, apakah benar ada perlawanan dari korban sehingga harus dilakukan penembakan.

Lalu, dari senjata siapa penembakan di dalam mobil tersebut dilakukan, dan siapa saja nama personel polri yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Kejelasan mengenai peristiwa penembakan empat orang di dalam mobil inilah yang dibutuhkan, untuk memastikan apakah terdapat unlawfull killing dalam peristiwa tersebut," tutur Tobas.

Halaman
123
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved