Breaking News:

Ibadah Haji 2021

DPR RI dan Kemenag Bentuk Panitia Kerja Biaya Haji 1442 H

Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama sepakat membentuk panitia kerja (Panja) Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) 1441 Hijriah/ 2021 Masehi.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Jemaah haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Masjid Al-Ukhuwwah kelompok terbang (kloter) pertama Kota Bandung atau kloter keenam Jawa Barat tiba di Kota Bandung, di Masjid Al-Ukhuwwah, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Senin (19/8/2019). Masa operasional kepulangan jemaah haji ke tanah air dilaksanakan selama 29 hari, dimulai pada 17 Agustus sampai dengan 14 September 2019. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama sepakat membentuk panitia kerja (Panja) Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) 1441 Hijriah/ 2021 Masehi.

Kesepakatan ini merupakan keputusan akhir rapat kerja (raker) Kemenag dengan para legislator.

"Selanjutnya Panja secepatnya dapat memulai pembahasan mengenai asumsi dasar dan rincian komponen BPIH," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR TB Ace Hasan Syadzily saat raker di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/1/2021).

DPR juga berharap agar pemerintah tetap melakukan komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji.

Baca juga: Indonesia Tetap Persiapkan Ibadah Haji 2021 Meski Arab Saudi Belum Beri Kepastian

Baca juga: Menteri Agama Bentuk Tim Manajemen Krisis Penyelenggaraan Haji 2021

Mulai dari pembiayaan hingga kepastian kuota haji.

Kemenag diminta mengorek informasi itu ke pemerintah Arab Saudi. Nantinya informasi tersebut agar ditindaklanjuti Panja.

Pelepasan jemaah haji kloter terakhir di Makkah, Minggu (1/9/2019) dini hari Waktu Arab Saudi. Ini adalah penerbangan terakhir pemulangan jemaah haji dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah.
Pelepasan jemaah haji kloter terakhir di Makkah, Minggu (1/9/2019) dini hari Waktu Arab Saudi. Ini adalah penerbangan terakhir pemulangan jemaah haji dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah. (Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019)

"Biasanya kan tadi disampaikan Pak Menteri, biasanya kita sudah MOU (memorandum of understanding) berapa jumlah kuota dengan pihak otoritas nasabah dan lain-lain. Tapi kan kita sekarang belum ada kepastian. Tentu kita tidak bisa mengira-ngira," ucap Ace.

Menag Yaqut Cholil Qoumas ini menyambut baik terbentuknya Panja.

Dia berharap Panja dapat bergerak cepat agar penyelenggaraan Haji 2021 dapat memberikan kepastian bagi masyarakat.

"Saya berharap panja yang akan kita bentuk bisa bekerja cepat, efisien, dan segera dapat memberikan jawaban kepada publik yang menunggu kabar ini," ujar Yaqut.

Penulis: chaerul umam
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved