Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI
Ketum HIMMAH Jenguk Para Aktivis Cipayung Plus Yang Jadi Korban Saat Demo DPRD Sumut
Razak didampingi Sekretaris Jenderal dan beberapa pengurus PP HIMMAH, mengapresiasi gerakan Cipayung Plus Sumut dalam menyuarakan aspirasi.
Penulis:
Reza Deni
Editor:
Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH) Abdul Razak Nasution menjenguk dan memberikan motivasi kepada sahabat-sahabat Cipayung Plus Sumatera Utara (Sumut) yang menjadi korban tindakan repsesif oknum saat berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut.
"Kehadiran kami memberikan semangat, empati kepada sahabat-sahabat Cipayung Plus Sumut," ucap Razak dalam keterangannya, di sela-sela pertemuan di salah satu kos kosan tempat tinggal korban, di Jalan Mandor Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (31/8/2025).
Razak yang saat itu didampingi Sekretaris Jenderal dan beberapa pengurus PP HIMMAH, mengapresiasi gerakan Cipayung Plus Sumut dalam menyuarakan aspirasi.
"Sebagai agent of change, ini adalah tugas kita dalam menyampaikan aspirasi masyarakat," kata dia.
Namun, Razak juga menyampaikan agar para aktivis mahasisw tidak melakukan tindakan anarkis dan merusak fasilitas negara.
Baca juga: Pemkot Surabaya Berlakukan Sekolah Online Bagi Siswa PAUD, SD dan SMP 1-4 September 2025, Imbas Demo
Razak yang pernah bergabung di Cipayung Plus Sumut semasa ia menjabat sebagai ketua PW HIMMAH Sumut 2018-2021, mengaku bahwa upaya menjenguk kawan-kawannya merupakan panggilan hati.
"Saya berharap gerakan rekan-rekan Cipayung Sumut tetap konsisten dalam menyuaran kebenaran," kata Razak.
"Tentunya kita tidak menginginkan tindakan kekerasan terjadi kepada teman-teman kita. Namun saya tau betul di lapangan, semoga teman kita cepat sembuh dan tetap menjadi garda terdepan dalam menyuarakn kebenaran," kata dia.
Dia menjenguk satu kadernya di Kota Binjai, Sumatera dan memberikan nasihat arahan dan bimbingan kepada kadernya agar istiqomah dalam menyuarakan aspirasi rakyat. Tutupnya
Silaturahmi Razak tersebut disambut baik oleh Ketua umum DPD IMM Sumut Rahmad Taufik Fardede, Ketua GMNI Sumut Armandi, ketua PW HIMMAH Sumut Kamaluddin Nazuli Siregae, HMI Fikri, GMKI, PMKRI, KAMMI, BEMNUS.
Dilansir Tribun Medan, Ribuan orang secara bergelombang melakukan protes keras, turun ke jalan di Kota Medan. Elemen pergerakan mahasiswa plus rakyat yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Medan, menyatakan sikap kritis terhadap kondisi lembaga legislatif daerah, khususnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan dan DPRD Sumut, Jumat (29/8/2025)
Orator aksi sampaikan tujuan aksi menyikapi kondisi bangsa dan pemerintah yang tengah menjadi sorotan publik , akibat berbagai dugaan pelanggaran etik, korupsi, pemborosan anggaran, hingga pengkhianatan terhadap amanah rakyat.
"Aksi ini merupakan bentuk ekspresi demokrasi dan kontrol sosial kami terhadap penyelenggara pemerintahan yang sudah terlalu jauh menyimpang dari nilai-nilai keadilan, transparansi, dan tanggung jawab publik," kata orator.
Perwakilan KAMMI, Amin Siregar menuntut Kapolri, Listyo Sigit mengevaluasi dan mencopot Kapolda Sumut Irjen Whisnu atas tindakan represif anggotanya saat mengawal aksi. Puluhan mahasiswa ditangkap, dan dipukuli, dan diperlakukan tidak manusiawi.
"Kami mendesak Kapolri bersikap tegas, copot Kapolda Sumut. Evaluasi tindakan represif yang dilakukan kepada rakyat, mahasiswa. Kami juga menuntut keadilan atas kematian Afan Kurniawan yang dilindas dengan dlsadis oleh aparat polisi," kata Amin saat berorasi di atas pikup lengkap pengeras suara.
Baca juga: Menhan Sebut Prabowo Hanya Ingatkan Untuk Waspada Soal Demo Sudah Mengarah Makar
Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI
Eks Aktivis 98 Imbau Anggota DPR Tak Hanya Minta Maaf Tapi Beri Teladan, Singgung Kontroversi Jokowi |
---|
Resmi! Pemkot Palembang Instruksikan Siswa Sekolah Belajar Online 1–2 September 2025 |
---|
Mahasiswa Amikom Yogya Rheza Sandy Pratama Tewas saat Demo, Pihak Kampus Minta Polisi Investigasi |
---|
Hasil Rapat Kabinet Prabowo pasca Demo di Jakarta, Menhan: Presiden Tugaskan BIN Pantau Situasi |
---|
Usaha Mikro Terancam, Pengusaha Pribumi di Jawa Barat Serukan Damai dan Jaga Kondusifitas |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.