Breaking News:

Bom di Makassar

Densus 88 Kembali Tangkap Satu Terduga Teroris Terkait Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap seorang terduga teroris terkait peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.

TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Petugas Kepolisian melakukan olah TKP ledakan di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus atau Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Polisi menyatakan bom yang meledak tersebut merupakan bom bunuh diri. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap seorang terduga teroris terkait peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.

Keropenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan satu terduga teroris yang berhasil dimankan berinisial I, ditangkap di wilayah Makassar.

"Di Makassar kemarin telah dilakukan penangkapan lagi terhadap seorang laki-laki inisial I berumur 40 tahun," kata Brigjen Pol Rusdi Hartono di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2020)

Rusdi mengatakan I masuk dalam jaringan kelompok kajian Villa Mutiara.

"Sekarang sedang pendalaman sejauh mana keterlibatan I dalam aktivitas Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Makassar," katanya.

"Jadi untuk saat ini di Makassar sampai saat ini telah diamankan delapan orang," kata Rusdi.

Diketahui kepolisian bergerak cepat mengusut kasus bom bunuh diri di Makassar dengan menangkap sejumlah terduga pelaku.

Baca juga: DK PBB Sebut Ancaman Bom di Makassar Serangan Teroris dan Pengecut

Awalnya Densus menangkap empat orang pria di Makassar, Sulawesi Selatan pasca-peristiwa serangan bom bunuh diri yang melukai belasan orang tersebut.

Empat orang terduga teroris yang ditangkap masing-masing berinisial AS, SAS, MR, dan AA.

Halaman
123
Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved