Minggu, 31 Agustus 2025

Penangkapan Terduga Teroris

Kuasa Hukum Rizieq Tanggapi Pengakuan Terduga Teroris yang Ingin Serang SPBU Demi Tuntut HRS Bebas

Kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar mengatakan,kesaksian terduga teroris yang mengaku sebagai simpatisan FPI adalah bentuk upaya penggiringan opini

Penulis: Inza Maliana
Editor: Sri Juliati
Tribunnews/JEPRIMA
Kuasa hukum dari Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar saat memberikan keterangan pers kepada awak media di depan gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2020). Aziz Yanuar ikut buka suara mengenai pengakuan empat terduga teroris yang menyeret nama Rizieq Shihab untuk melakukan penyerangan. Aziz menyatakan, kesaksian terduga teroris yang mengaku sebagai simpatisan Front Pembela Islam (FPI) adalah bentuk upaya penggiringan opini. 

TRIBUNNEWS.COM - Kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar buka suara mengenai pengakuan empat terduga teroris yang menyeret nama Rizieq Shihab untuk melakukan penyerangan.

Aziz menyatakan, kesaksian terduga teroris yang mengaku sebagai simpatisan Front Pembela Islam (FPI) adalah bentuk upaya penggiringan opini.

"Soal video pengakuan terduga teroris yang pernah bergabung dengan FPI, maka tanggapannya Front Pembela Islam itu sudah bubar, itu fakta."

"Adanya klaim dari eks anggota FPI yang pernah gabung FPI dulu dan saat ini menjadi pelaku terduga teror maka itu adalah framing jahat."

"Kolaborasi media iblis dan iblis operator isu jualan teror ini," kata Aziz, dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Senin (5/4/2021).

Kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar buka suara mengenai pengakuan empat terduga teroris
Kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar buka suara mengenai pengakuan empat terduga teroris yang menyeret nama Rizieq Shihab untuk melakukan penyerangan.

Menurutnya, FPI sebagai organisasi yang telah dibubarkan tak lagi bisa dimintai pertanggung jawaban.

"Membuktikan (keterlibatan) Front Pembela Islam dengan aksi teror saat ini adalah tidak mungkin karena FPI sudah bubar."

"Dalam hukum tidak lagi bisa dimintai pertanggung jawaban," ujar Aziz.

Baca juga: BPIP Minta Polisi Pantau Medsos, Sebut Generasi Milenial Jadi Sasaran Pelaku Tindak Terorisme

Baca juga: Sudah 60 Terduga Teroris Diamankan Pasca Insiden Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Pengakuan Terduga Teroris

Seperti diketahui, Mabes Polri merilis sejumlah pengakuan dari empat orang terduga teroris.

Keempat orang itu telah diamankan di sejumlah wilayah di DKI Jakarta dan Bekasi.

Dalam kesaksiannya, keempat orang yakni Zualimi Agus, Bambang Setiono, Wiloso Jati dan Ahmad Junaidi  mengaku sebagai simpatisan FPI.

Mereka pun mengaku telah merencanakan aksi teror di tanah air.

Satu di antara terduga teroris bernama Bambang Setiono mengaku akan melakukan aksi teror dengan meledakkan SPBU untuk menuntut pembebasan Rizieq Shihab.

Baca juga: Ahmad Junaidi Ceritakan Awal Mula Dirinya Terjerumus dalam Lingkaran Aktivitas Terorisme

Dalam video yang beredar, awalnya Bambang mengaku sebagai salah satu simpatisan FPI sejak Desember 2020 lalu.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan