Breaking News:

Menhub: Bila Tidak Ada Larangan, Potensi Masyarakat yang Mudik Saat Lebaran Capai 81 Juta Orang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kementeriannya melakukan survei mengenai mudik lebaran 2021.

dok.kemenhub
Menhub Budi Karya Sumadi. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kementeriannya melakukan survei mengenai mudik lebaran 2021.

Menurutnya apabila pemerintah tidak mengeluarkan larangan, masyarakat yang mudik mencapai 33 persen atau 81 juta orang.

"Tetapi kalau ada larangan mudik, orang yang ingin mudik 11 persen dengan angka 27 juta. Itu jumlah yang banyak," katanya usai rapat paripurna kabinet di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Pemilu Diagungkan, Mudik Dianaktirikan

Pihaknya kata Budi mengidentifikasi jalur mudik masyarakat paling banyak, pada lebaran tahun lalu.
Sebanyak 37 persen masyarakat mudik dari Jabodetabek menuju Jawa Tengah.

Angka tersebut setara dengan 12 juta orang.

"Sementara Jabar 23 persen atau 6 juta, dan kemudian Jatim," kata Menhub.

Karena itu, Presiden Jokowi, kata Budi meminta adanya mitigasi untuk mencegah terjadinya mobilisasi masyarakat yang begitu banyak pada momentum lebaran 2021.

Baca juga: DKI Jakarta Justru Diuntungkan Kebijakan Larangan Mudik Lebaran

Setelah pemerintah menerbitkan larangan mudik dari 6 sampai 17 Mei 2021, Kemenhub akan menindaklanjutinya, berkoordinasi dengan Satgas Covid-19.

"Kemenhub secara konsisten akan menindaklanjuti secara lebih detail, namun demikian kami menunggu arahan dari satgas Covid-19, karena Satgas yang akan memberikan surat edaran dan kami akan menindaklanjuti," katanya.

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved