Breaking News:

Kemendagri Siapkan Slot Anggaran untuk Pengembangan dan Pengelolaan Kota Cerdas

Kemendagri telah menyiapkan slot anggaran pengembangan dan pengelolaan kota cerdas. Berikut penjelasannya.

Intelligent Transport
Ilustrasi smart city. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Hari Nur Cahya Murni mengatakan pihaknya telah menyiapkan slot anggaran pengembangan dan pengelolaan kota cerdas.

Namun demikian, kata dia, pertanyannya adalah apakah kota-kota yang telah mengklaim sebagai smart city tersebut telah memasukan rencana pengembangan dan pengelolaan kota cerdas tersebut dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah atau belum.

Hal tersebut disampaikannya dalam Pembukaan Kegiatan Riset dan Rating Transformasi Digital dan Kota Cerdas 2021 di kanal Youtube SCCIC Living Lab pada Senin (2/8/2021).

"Intinya bahwa slotnya untuk perencanaan dan penganggaran sebetulnya sudah disiapkan, hanya saja apakah daerah yang sekarang mengklaim sudah menerapkan atau melaksanakan smart city ini sudah memasukan ke dalam dokumen rencana dan anggaran dalam SIPD," kata dia.

Baca juga: Kemendagri Ungkap Kendala dan Tantangan dalam Penerapan Kebijakan Smart City

Secara keseluruhan, lanjut dia, dari total 71 kota yang terdata di Kemendagri yang menerapkan kebijakan Smart City hanya terdapat 48 kota yang mengalokasikan anggaran untuk pengembangan dan pengelolaan ekosistem kota cerdas.

Total anggaran yang dialokasikan oleh 48 kota tersebut tercatat senilai Rp 52.733.251.332.

"Selain prioritas pada pengembangan smart city, pemerintah kota di tahun 2021 juga fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, ada di 53 kota. Kemudian juga ada pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik terekam di kami di SIPD ada 51 kota. Ini ada yang tidak utuh begitu dari 71," kata dia.

Penulis: Gita Irawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved