Breaking News:

Kapal Tiongkok Terindikasi Melakukan Penelitian di Laut Natuna Utara Sejak Akhir Agustus 2021

Imam Prakoso mengungkapkan adanya indikasi Kapal Survei Tiongkok Hai Yang Di Zhi 10 (HYDZ10) melakukan penelitian di Laut Natuna.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Gita Irawan
Peneliti Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) Imam Prakoso dalam Press Briefing bertajuk Ancaman Keamanan Laut Terhadap Hak Berdaulat Indonesia di Laut Natuna Utara yang digelar secara virtual oleh Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) pada Jumat (24/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peneliti Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) Imam Prakoso mengungkapkan adanya indikasi Kapal Survei Tiongkok Hai Yang Di Zhi 10 (HYDZ10) melakukan penelitian di Laut Natuna Utara sejak akhir Agustus 2021.

Imam mengatakan kapal tersebut milik pemerintah Tiongkok, berbendera Tiongkok dari instansi China Geological Survey of Ministry of Natural Resources.

Kapal tersebut, kata dia, memiliki kemampuan yang sangat baik dalam melakukan penelitian.

Tidak hanya penelitian geologi uga terdapat laboratorium biologi oseanografi.

Menurutnya kemampuan yang sangat spesial dari kapal tersebut adalah mampu mengambil sampel batuan dan biota di dasar laut.

Kemampuan tersebut, kata dia, sangat jarang dimiliki kapal-kapal sejenis.

Ia mengatakan kemampuan tereebut terlihat dari peralatan yang dimiliki kapal tersebut yaitu rig.

Alat tersebut, kata dia, salah satu fungsinya untuk mengambil sampel biota dasar laut.

Baca juga: KSAL Tegaskan Tidak Ada Ribuan Kapal Asing di Laut Natuna Utara

Ia juga menunjukkan dua gambar citra satelit yang diambil dari lokasi dan waktu yang sejalan dengan data AIS kapal tersebut.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved