Breaking News:

Azis Syamsuddin Tersangka

Pengamat: Golkar Harus Perhatikan Integritas Anggota Fraksi untuk Gantikan Azis Syamsuddin

engamat politik sekaligus pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio turut memberikan analisisnya terkait dengan kandidat

Tribunnews/Irwan Rismawan
Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) dini hari. KPK resmi menahan Azis Syamsuddin terkait kasus dugaan korupsi pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik sekaligus pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio turut memberikan analisisnya terkait dengan kandidat atau calon pengganti Azis Syamsuddin sebagai Wakil Ketua DPR RI.

Diketahui, Politikus Partai Golkar Azis Syamsuddin yang menduduki jabatan Wakil Ketua DPR RI telah ditahan dan ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka suap pengurusan DAK Lampung Tengah tahun 2017.

Dengan begitu jabatan Wakil Ketua DPR RI itu akan digantikan oleh politisi lainnya.

Merespon hal tersebut Hendri menyatakan, setidaknya ada tiga kriteria yang harus dipertimbangkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam menentukan kandidat pengganti Azis Syamsuddin.

Baca juga: Tak Hanya Azis Syamsuddin, Ini Dua Pimpinan DPR Lainnya yang Jadi Tersangka KPK karena Korupsi

Kriteria pertamanya kata Hendri, yakni perihal integritas dari kandidat tersebut, agar tidak ada lagi petinggi dari Fraksi Golkar yang berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Jangan sampai setiap petinggi Golkar berpeluang masuk KPK gitu kan sebelumnya ada Setia Novanto sekarang Aziz Syamsuddin. Jadi yang pertama harus dipertimbangkan itu tentang integritas," kata Hendri saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Minggu (26/9/2021).

Kemudian kriteria ke-dua kata Hendri yakni terkait dengan lama waktu atau tingkat senioritas anggota fraksi tersebut berada di DPR RI maupun di Partai Golkarnya sendiri.

Baca juga: Peneliti MeanPoll Indonesia Nilai Kasus Azis Tak Pengaruhi Popularitas Golkar

"Nah untuk kategori yang kedua ini bisa dipertimbangkan para Ketua Fraksi itu atau yang bukan ketua Fraksi tapi memang punya jejak senioritas di Golkar itu," tuturnya.

Untuk kriteria yang terakhir kata Hendri yakni anggota fraksi yang mampu mengembalikan citra baik Partai Golkar.

Jadi kata dia dirasa perlu untuk Airlangga Hartarto untuk melibatkan anggota fraksi yang belum pernah terlibat hukum dan memiliki kepedulian untuk memperbaiki citra Partai Golkar.

Baca juga: Rumah Azis Syamsuddin di Lampung Jarang Ditempati, Ramai Saat Kegiatan Politik Saja, Ini Kata Warga

"Orang yang bisa mengembalikan Citra Golkar jadi emang mesti di munculkan cita-cita orang baru yang bersih yang belum pernah tersandera dengan kasus hukum Nah kalau misalnya orangnya ya banyak," kata Hendri.

"Memang kan disebut-sebut kayak Kahar, terus Mekeng lalu ada nama-nama seperti Doli dan Dito ya yang bisa mencitrakan citra bersih Golkar," tukasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved