Breaking News:

Pengikut Rizieq Shihab Tewas

Sidang Kasus Unlawful Killing Terhadap Laskar FPI, Saksi Pastikan Tak Ada Arahan Lakukan Penangkapan

Kompol Resa F Marasabessy mengatakan pihaknya tidak memberikan arahan lain kepada anggotanya dalam kegiatan pengintaian rombongan Rizieq Shihab.

Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra
Kanit 2 Resmob Polda Metro Jaya Kompol Resa F Marasabessy saat dihadirkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara Unlawful Killing, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (16/11/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kanit 2 Resmob Polda Metro Jaya Kompol Resa F Marasabessy mengatakan pihaknya tidak memberikan arahan lain kepada anggotanya dalam kegiatan pembuntutan atau pengintaian terhadap rombongan Muhammad Rizieq Shihab (MRS).

Para anggota hanya ditugaskan untuk melakukan pemantauan.

Hal itu diungkapkan Resa dalam sidang lanjutan perkara dugaan Unlawful Killing yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (16/11/2021).

Resa sendiri merupakan atasan langsung dari kedua terdakwa dalam perkara ini yakni Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella.

Hal itu bermula kala jaksa menanyakan kepada Resa terkait persiapan yang dilakukan sebelum melakukan pembuntutan.

"Jadi memang tidak ada rencana untuk upaya paksa? Upaya paksa menurut saudara saksi seperti apa?" tanya jaksa dalam persidangan.

Baca juga: Dalam Sidang, Saksi Polisi Sebut Dua Terdakwa Kasus Unlawful Killing Merupakan Anggota Terbaik

"Betul (tidak ada), penangkapan, penggeledahan, dan sebagainya, penahanan," jawab Resa.

Menyikapi jawaban itu, jaksa lantas menanyakan tujuan dari dilakukannya pembuntutan tersebut.

Sebagai informasi, dalam kegiatan pembuntutan ini, Polda Metro Jaya menerjunkan puluhan anggota kepolisian untuk menjaga di beberapa titik lokasi.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved