Aplikasi Trading Ilegal

Deretan Mobil Mewah Aset Robot Trading Fahrenheit Disita Polisi, Ada Lexus Hingga Fortuner

Aplikasi robot trading ini jadi sorotan karena  diduga menimbulkan kerugian Rp 5 triliun para investornya.

Fandi Permana
Barang bukti yang disita penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam kasus robot trading Fahrenheit terparkir di halaman gedung Ditreskrimus Polda Metro Jaya, Selasa (22/3/2022) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita aset-aset milik Robot Trading Fahrenheit.

Aplikasi robot trading ini jadi sorotan karena  diduga menimbulkan kerugian Rp 5 triliun para investornya.

Kerugian fantastis itu membuat kepolisian masih mendalami siapa-siapa saja yang terlibat dalam aplikasi trading ilegal itu.

Aset-aset yang disita dari para tersangka dalam kasus tersebut kini dalam penguasaan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Aset itu antaranya deretan mobil mewah mulai dari Lexus hingga Toyota Fortuner.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis membenarkan soal penyitaan aset Robot Trading Fahrenheit.

Auliansyah mengatakan pihaknya masih menelusuri para tersangka kasus ini.

"Iya betul. Beberapa aset telah disita," ujar Auliansyah di Polda Metro Jaya, Selasa (22/3/2022).

Baca juga: Polda Metro Jaya Bongkar Penipuan Robot Trading Fahrenheit, Tiga Orang Ditangkap

Pantauan Tribunnews.com di lokasi, barang bukti yang disita adalah dua mobil Lexus dan Fortuner.

Kedua mobil itu terparkir di halaman parkir gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved