Bursa Capres
Surya Paloh Sebut Erick Thohir The Rising Star, Pengamat: Sinyal Dukungan NasDem di Pilpres 2024
Pujian Surya Paloh ke Erick Thohir ini sebagai pintu masuk bagi para kader Partai NasDem untuk mengusulkan nama Erick Thohir.
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyebut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebagai the rising star atau bintang baru yang diharapkan.
Hal itu diucapkan Surya Paloh saat memberikan keynote speech di Silaturahmi Nasional bertajuk 'Kita Pancasila: Pancasila Menjawab Tantangan Zaman', di NasDem Tower Jakarta, Kamis (2/6/2022).
Menanggapi hal itu, Direktur Executive Partner Politik Indonesia, AB Solissa mengatakan, pujian Surya Paloh tersebut dinilai sebagai sinyal dukungan NasDem kepada Erick Thohir di Pilpres 2024 mendatang.
Pujian tersebut, kata Solissa, tidak lahir di ruang hampa tetapi ada konteks yang perlu dilihat kenapa pujian itu secara khusus bisa diberikan kepada Menteri BUMN di hadapan tokoh nasional yang hadir saat itu.
"Menurut saya, pujian itu memiliki pesan politik yang cukup kuat. Ditengah banyaknya tokoh nasional yang hadir, nama Erick Thohir yang disebut sebagai 'rising star'. Tentu ini berkaitan dengan Pilpres 2024. Dimana, nama Erick Thohir digadang-gadang sebagai salah satu Capres potensial," kata Solissa, dalam keterangan yang diterima, Jumat (3/6/2022).
Baca juga: Surya Paloh Undang Prabowo, Bamsoet hingga Erick Thohir: Manuver NasDem Dongkrak Elektabilitas?
Menurut Solissa, pujian Surya Paloh ke Erick Thohir ini sebagai pintu masuk bagi para kader Partai NasDem untuk mengusulkan nama Erick Thohir saat Partai NasDem menggelar Rakernas pada 15-17 Juni di Jakarta.
"Salah satu agenda penting yang dinanti-nantikan adalah pengumuman nama kandidat Capres yang bakal diusung NasDem di pilpres mendatang. Siapa tahu, Erick Thohir adalah salah satu kandidat terkuat Partai NasDem yang bakal diusung sebagai Capres di 2024 lewat pujian tersebut," ujarnya.
"Sebagai calon kandidat capres, Erick Thohir memang memiliki magnet elektoral yang cukup kuat. Meskipun bisa dibilang dia pendatang baru di jagad politik tanah air, tapi namanya cukup melejit dan mampu bersaing dengan tokoh-tokoh lainnya yang sudah lama melalang buana di pentas politik nasional, dan Surya Paloh menangkap kekuatan itu," imbuhnya.
Sementara itu, Pakar Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komaruddin mengatakan, pujian Surya Paloh kepada Erick Thohir karena NasDem menilai orang nomor satu di Kementerian BUMN itu sebagai sosok pemimpin yang potensial di masa depan.
Menurut Ujang, dua tokoh bangsa tersebut memiliki latar belakang yang sama, maka jika bertemu sudah dipastikan akan saling menguntungkan diantara keduanya.
"Ya karena kita tahu bahwa Surya Paloh dengan Erick Thohir itu saling menguntungkan, saling bersinergi. Jadi saya melihat ada dua kepentingan yang ketemu, mereka sama-sama pengusaha, dan sama-sama terjun ke dunia politik, jadi kalau saling memuji itu hal yang biasa karena kepentingan sama," kata Ujang.
Ujang menyinggung soal potensi Prabowo Subianto dan Erick Thohir yang kemungkinan bakal didukung koalisi NasDem dan Gerindra di Pilpres 2024.
Menurutnya, peluang Prabowo-Erick Thohir dan Nasdem-Gerindra bisa terjadi. Namun, pertemuan antara Surya Paloh dan Prabowo Subianto itu masih umum, belum ada ketegasan duet dua partai tersebut.
"Semua skenario itu masih memungkinkan ya, juga bisa tidak, karena dalam pertemuan Prabowo-Surya Paloh itu, Prabowo mengatakan bahwa Capres itu tidak harus saya, bisa memberikan ruang kepada yang lain," ucapnya.
Baca juga: Anies Dinilai Masih Berpeluang Diusung Nasdem di Pilpres 2024 Meski Surya Paloh-Prabowo Bertemu