Polisi Tembak Polisi

Peran LPSK Tangani Kasus Brigadir J: Pernah Periksa Bharada E sampai Tak Dipercayai Pihak Brigadir J

Berikut peran serta LPSK dalam menangani kasus tewasnya Brigadir J, mulai dari periksa Bharada E sampai hingga jadwalkan putri

Editor: Miftah
IST/Facebook Roslin Emika
Irjen Ferdy Samb berfoto bersama para ajudannya saat masih menjabat Kadiv Propam Polri. Tampak Brigadir J dan Bharada E dalam foto tersebut. 

TRIBUNNEWS.COM - Peran serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam menangani kasus tewasnya Brigadir Novriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Sebagaimana diketahui LPSK merupakan sebuah lembaga yang bertugas untuk memberikan layanan melidungi bagi saksi, korban dan saksi korban yang terlibat suatu pidana.

Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo, Minggu (31/7/2022), mengungkapkan bahwa LPSK adalah lembaga yang independen dan tak akan mudah terintervensi dari pihak manapun.

Apalagi dalam mengungkap suatu kasus yang berkaitan dengan hukum.

"Karena LPSK itu adalah lembaga negara yang mandiri kita tidak berada di bawah lembaga atau kementerian lain di Indonesia.

"Dan kita tidak bisa diintervensi dari pihak manapun," tegas Hasto dikutip dari Kompas Tv.

Baca juga: Begini Kondisi Bharada E di Rutan Bareskrim, Kompolnas dan LPSK Ingatkan Jangan Ada Intimidasi 

Pernyataan itu disampaikan Hasto untuk meluruskan pernyataan kuasa hukum atau pengacara keluarga Brigadir J, terkait independensi LPSK.

Sebagaimana diketahui, hingga kini kuasa hukum dan keluarga Brigadir J belum mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK terkait dengan kesaksiannya atas peristiwa kematian Brigadir J.

Kendati demikian, LPSK telah berupaya menghubungi pengacara keluarga Brigadir J untuk menawarkan diri melindungi saksi-saksi dari pihak keluarga.

Tapi, keluarga belum memiliki niat untuk mengajukan perlindungan kepada LPSK.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved