Polisi Tembak Polisi
Jaksa Sebut Penasihat Hukum Putri Candrawathi Tidak Jeli Dalam Mengikuti Persidangan
JPU menyebutkan bahwa tidak terbongkarnya motif dari tewasnya Brigadir J karena terdakwa Putri Candrawathi terus mempertahankan ketidakjujuran
Penulis:
Rahmat Fajar Nugraha
Editor:
Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Rahmat W. Nugraha
Sidang Putri Candrawathi - Jaksa Penuntut Umum menilai penasihat hukum Putri Candrawathi tidak jeli dalam mengikuti jalannya persidangan kleinnya. Adapun hal itu terkait pakaian yang dinilai jaksa cukup seksi yang digunakan Putri Candrawathi saat berada di Duren Tiga.
"Akan tetapi tidak dapat terbuka motifnya karena terdakwa Putri Candrawati mempertahankan ketidakjujurannya. Lagi-lagi ketidakjujuran tersebut didukung oleh tim penasehat hukum sehingga ungkapan motif tidak dapat terbuka secara terang benderang," tegas jaksa.
Jaksa melanjutkan menjadi ironis dalam perkara ini terdapat korban Nofriansyah Yosua Hutabarat yang telah dibunuh secara sadis dengan menggunakan cara berencana lebih dulu.
"Maka untuk itu semua dalil dari tim penasihat hukum harus dikesampingkan," jelas jaksa.
Berita Terkait
Berita Terkait
Polisi Tembak Polisi
Pengamat Soroti Kabar Hendra Kurniawan Eks Anak Buah Ferdy Sambo Batal Dipecat dari Polri |
---|
Menilik Lagi Kronologi Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, Sidang Perdana Digelar Hari Ini |
---|
Istri Ungkap Kondisi Hendra Kurniawan Usai Bebas Kasus Sambo: Mau Nikmati Hidup Everyday Is Holiday |
---|
Eks Anak Buah Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan Ternyata Tak jadi PTDH namun Didemosi 8 Tahun |
---|
Ingin Bersihkan Nama Baik Hendra Kurniawan, Seali Syah Ungkap Fakta Hakim Djuyamto Minta Suap Rp2 M |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.