Pilpres 2024
2 Jam Bertemu, Puan Maharani Ungkap 3 Poin Kesepakatan PDIP dan PPP
Puan mengatakan PDIP dan PPP bersepakat bahwa untuk memenangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres).
Penulis:
Fersianus Waku
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jajaran pengurus DPP PDIP menggelar pertemuan bersama DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sekitar kurang lebih dua jam di kantor pusat PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Senin (29/5/2023).
Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengungkapkan tiga poin kesepakatan dalam pertemuan tersebut.
Puan mengatakan PDIP dan PPP bersepakat bahwa untuk memenangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres).
Selain itu, kedua partai politik (parpol) itu juga bekerja sama untuk memenangkan pemilihan legislatif (Pileg) 2024.
"Kedua, bagaimana memenangkan pileg yang akan datang bersama-sama untuk satu tujuan yaitu bagaimana bangsa ini ke depan akan menjadi semakin lebih baik, semakin maju, dan semakin bisa mensejahterakan rakyat," kata Puan dalam konferensi pers.
Puan menuturkan kesepakatan yang ketiga adalah PDIP dan PPP bersepakat agar Pemilu 2024 berlangsung secara gembira dan santun.
"Pesta demokrasi yang akan kita lampaui nantinya pada 14 Februari 2024, kami sepakati akan kita jalankan pesta demokrasi itu dengan gembira, dengan santun, dengan beretika untuk bisa memenangkan calon-calon yang memang menjadi pilihan rakyat demi bangsa dan negara," ujarnya.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono berharap silahturahmi antara partainya dengan PDIP bisa menjadi spirit untuk memperkuat kerja sama menghasilkan racikan capres dan cawapres yang tepat.
"Sehingga dapat mengusung program kerja pro rakyat pada Pemilu 2024 mendatang," ungkap Mardiono.
Baca juga: PDIP Akui Pertimbangkan Sosok Islam Moderat Jadi Cawapres untuk Ganjar Pranowo
Mardiono menegaskan bahwa Pemilu adalah pesta demokrasi yang bisa dinikmati rakyat untuk menentukan kedaulatannya.
"Kami sepakat mengantarkan kedaulatan rakyat itu ke yang sesungguhnya. Nah landasannya adalah tidak boleh kita membelah-membelah rakyat atau membenturkan rakyat," imbuhnya.
Pilpres 2024
PTUN Tunda Pembacaan Putusan PDIP soal Penetapan Gibran Cawapres, Mahfud Pesimis Bakal Dikabulkan |
---|
VIDEO Pembacaan Putusan Gugatan PDIP Soal Pencalonan Gibran di PTUN Ditunda Jadi 24 Oktober 2024 |
---|
Jubir PTUN: Penundaan Pembacaan Putusan Gugatan PDIP soal Gibran Tak Terkait Pelantikan Presiden |
---|
Hakim Sakit, PTUN Tunda Baca Putusan Gugatan PDIP hingga Setelah Pelantikan Prabowo-Gibran |
---|
BREAKING NEWS PTUN Tunda Pembacaan Putusan PDIP Gugat KPU soal Penetapan Gibran jadi Cawapres |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.