Judi Online
RSCM: 46 Orang Rawat Inap dan 126 Orang Rawat Jalan Akibat Judi Online
Penyebab peningkatan kasus judi online ini ditengarai karena situs judi online yang mudah diakses semua usia. Mulai dari remaja hingga lanjut usia.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Muhammad Zulfikar
Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Divisi Psikiatri RS Cipto Mangunkusumo ( RSCM) Jakarta DR Dr Kristiana Siste Kurniasanti, SpKJ(K) mengungkapkan, di sepanjang tahun 2024, ada sekitar 172 orang menjalani perawatan akibat kecanduan judi online.
Dirinya merinci, ada 46 orang yang menjalani rawat inap dan 126 orang menjalani rawat jalan akibat judi online.
Baca juga: VIDEO Menko Cak Imin Sambangi Korban Judol di RSCM: Ini Bencana Sosial, 8,8 Juta Orang Terjebak
Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya.
“Di tahun 2024, dari bulan Januari sampai Oktober yang dirawat inap ada 46 pasien namun untuk rawat jalannya ada 120 pasien. Jumlah ini lebih besar dari 2023. Rawat inap sendiri meningkat 3 kali lipat dibanding 2023. Sementara rawat jalannya meningkat 2 kali lipat dibanding tahun 2023,” kata dr Kristiana di Jakarta, Jumat (15/11/2024).
Psikiater Konsultan Adiksi ini mengungkapkan, penyebab peningkatan kasus judi online ini ditengarai karena situs judi online yang mudah diakses semua usia. Mulai dari remaja, dewasa hingga lanjut usia.
Dari penelitian pihaknya, pelaku judi online mayoritas mengakses permainan melalui media sosial.
“Orang Indonesia ini suka bermain media sosial dan iklan judi online menarik,” sebutnya.
Lebih lanjut dalam penelitian yang sama, bahwa prevalensi pelaku judi online juga meningkat.
Baca juga: KKMP Minta Kepolisian Usut Tuntas Dugaan Kasus Judi Online
Semula di tahun 2023 adalah 2 persen maka di tahun 2024 ini meningkat jadi 8,3 persen.
Adapun populasi terbanyak yang bermain judi online adalah 18 – 35 tahun.
“Awalnya iseng-iseng diajak teman, have fun, kesenangan pribadi ada adrenalin, kemudian ada kemudahan mencari uang dengan cepat sehingga impulsif. Lebih instans dan mudah dapat uang, itu motivasi mereka ikut judi online,” terang dr Kristiana.
Judi Online
Komisi III DPR Kritik Penangkapan 5 Tersangka Judi Online di Jogja: Kenapa Bandarnya Tak Ditangkap? |
---|
Anggap Ganjil soal Penangkapan Penipu Bandar Judol di Bantul, DPR: Ironis, Kasus Ini Pintu Masuknya |
---|
PPATK Temukan Puluhan Orang dengan Saldo Rekening di Atas Rp 50 Juta Masih Menerima Bansos |
---|
Jawab Spekulasi Warganet soal Penipu Bandar Judol, Polda DIY: Tidak Ada Titipan, Itu Asumsi |
---|
Jawa Barat Jadi Provinsi Tertinggi Penerima Bansos yang Bermain Judi Online |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.