PDI Perjuangan
MU: Pilih Megawati Secara Aklamasi pun Demokratis
Jabatan Ketua Umum PDIP yang disandang putri sulung Proklamator RI sekaligus Presiden Pertama RI Soekarno itu disebut ilegal.
"Jadikan ini semacam 'blessing in disguise' (berkah di balik musibah). Kita jadikan upaya obok-obok pihak eksternal itu sebagai 'common enemy' (musuh bersama) untuk menguatkan soliditas partai," tandasnya.
Bagi MU, Megawati adalah sosok pemersatu partainya, dan sejauh ini belum ada tokoh sekaliber presiden wanita pertama Indonesia itu di kalangan internal, sehingga sangat layak jika Megawati dipilih kembali sebagai Ketua Umum PDIP dalam Kongres 2025 mendatang, termasuk jika pemilihan itu dilakukan secara aklamasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ketua-DPP-PDIP-lainn-FF.jpg)