Sabtu, 30 Agustus 2025

5 Contoh Surat Cuti Melahirkan untuk HRD atau Atasan, Format Formal dan Email

Format contoh surat cuti melahirkan untuk HRD atau atasan secara formal maupun lewat email dengan berbagai alasan serta jika ada pengajuan perpanjang.

Instagram @kemnaker
SURAT CUTI MELAHIRKAN - Template contoh surat cuti melahirkan untuk HRD atau atasan dari Kemnaker, diunduh Kamis (1/5/2025). Format contoh surat cuti melahirkan untuk HRD atau atasan secara formal maupun lewat email dengan berbagai alasan serta jika ada pengajuan perpanjang. 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah format contoh surat cuti melahirkan untuk HRD atau atasan secara formal maupun lewat email.

Menjelang Hari Perkiraan Lahir (HPL), pekerja atau karyawan dapat mengajukan surat cuti melahirkan atau istirahat melahirkan.

Namun, biasanya para pekerja mengalami kendala dalam menulis surat cuti melahirkan.

Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) telah membagikan format contoh surat cuti melahirkan untuk HRD atau atasan.

Secara garis besar surat cuti melahirkan untuk HRD atau atasan ditujukan untuk memberitahukan atasan dan rekan kerja bahwa pekerja sedang beristirahat sementara waktu dalam hal pekerjaan untuk mengurus kelahiran.

Selain menulis surat cuti melahirkan untuk HRD atau atasan secara langsung, pekerja juga dapat mengirimkannya melalui email.

Berbagai contoh surat cuti melahirkan untuk HRD atau atasan berikut bisa menjadi acuan pekerja untuk menulis.

Selengkapnya, simak berbagai contoh surat cuti melahirkan untuk HRD atau atasan secara formal maupun lewat email, merujuk Instagram @kemnaker.

1. Contoh Surat Cuti Melahirkan (Format Formal Resmi)

[Nama Kota, Tanggal] 
Kepada Yth. 
Manajer HRD/Atasan Langsung [Nama Perusahaan] 
[Alamat Perusahaan] 

Dengan hormat, 
Saya yang bertanda tangan di bawah ini: 

Nama : [Nama Rekanaker] 
Jabatan: [Jabatan Rekanaker] 
NIK : [Nomor Pegawai/Jika Ada] 

Baca juga: Tanggal Merah Mei 2025, Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Cek di Sini

Dengan ini mengajukan permohonan istirahat melahirkan yang direncanakan berlangsung mulai tanggal [Awal Istirahat hingga Akhir Istrirahat], sesuai dengan ketentuan perusahaan. Saya akan memastikan seluruh tanggung jawab dan pekerjaan saya dapat diserahterimakan dengan baik sebelum masa istirahat melahirkan dimulai. 

Demikian surat permohonan ini saya ajukan. Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih. 

Hormat saya, 

(tanda tangan) 
[Nama Rekanaker]

2. Contoh Surat Cuti Melahirkan Mendadak (Format Formal)

[Nama Kota, Tanggal] 
Kepada Yth. 
Manajer HRD/Atasan Langsung [Nama Perusahaan] 
[Alamat Perusahaan] 

Dengan hormat, 
Saya yang bertanda tangan di bawah ini: 
Nama : [Nama Rekanaker] 
Jabatan [Jabatan Rekanaker] 
NIK : [Nomor Pegawai/Jika Ada] 

Dengan ini mengajukan permohonan isitirahat melahirkan secara mendesak, terhitung mulai tanggal [Awal Melahirkan], dikarenakan hasil pemeriksaan medis menunjukkan indikasi kelahiran prematur. Berdasarkan anjuran dokter, saya diminta menjalani perawatan intensif dan mempersiapkan proses persalinan lebih awal dari jadwal semula. 

Saya telah berkoordinasi dengan rekan kerja terkait serah terima tugas agar operasional tetap berjalan lancar. Surat keterangan dokter terlampir sebagai bukti pendukung. 

Demikian permohonan ini saya sampaikan. Atas perhatian dan pengertiannya, saya ucapkan terima kasih. 

Hormat saya, 

(tanda tangan) 
[Nama Rekanaker]

3. Contoh Surat Perpanjang Cuti Melahirkan Karena Alasan Medis (Format Formal)

[Nama Kota, Tanggal] 
Kepada Yth. 
Manajer HRD/Atasan Langsung [Nama Perusahaan] 
[Alamat Perusahaan] 

Dengan hormat, 
Saya yang bertanda tangan di bawah ini: 
Nama : [Nama Rekanaker] 
Jabatan [Jabatan Rekanaker] 
NIK : [Nomor Pegawai/Jika Ada] 

Dengan ini saya mengajukan perpanjangan istirahat melahirkan, yang semula dijadwalkan berakhir pada [Tanggal Akhir Istirahat Melahirkan pada Permohonan Awal]. Permohonan ini saya ajukan karena terdapat komplikasi pascapersalinan yang memerlukan perawatan lanjutan. Berdasarkan rekomendasi dokter, saya perlu menjalani masa pemulihan tambahan guna memastikan kondisi kesehatan saya dan bayi tetap stabil. 

Saya mohon agar istirahat melahirkan diperpanjang selama [.... Bulan/Hari], yaitu dari [Tanggal Awal Perpanjangan Istirahat Melahirkan] hingga [Tanggal Akhir Perpanjangan Istirahat Melahirkan]. Sebagai pendukung, saya lampirkan surat keterangan dari dokter. 

Saya akan tetap menjalin komunikasi dengan tim dan siap memberikan perkembangan kondisi secara berkala. 

Demikian surat ini saya buat. Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih. 

Hormat saya, 

(tanda tangan) 
[Nama Rekanaker]

4. Contoh Surat Cuti Melahirkan via Email (Format Formal)

To : [Alamat email yang dituju] 

Subject: Pengajuan Istirahat Melahirkan -[Nama Rekanaker] 

Kepada Yth. Tim HRD/Atasan Langsung [Nama PT], 

Saya, [Nama] (NIK: [Nomor Pegawai/Jika Ada]), [Jabatan Rekanaker] di [Nama Perusahaan), bermaksud mengajukan istirahat melahirkan terhitung mulai tanggal [Awal Istirahat Melahirkan hingga Akhir Istirahat Melahirkan]

Saya akan memastikan proses serah terima pekerjaan dilakukan dengan tertib sebelum masa istirahat melahirkan dimulai. 

Mohon konfirmasi dan persetujuan dari Tim HRD/Atasan Langsung atas pengajuan ini. 
Terima kasih atas perhatian dan dukungannya. 

Salam, 
[Nama Rekanaker] 
[Email Rekanaker] 
[Nomor Telepon Rekanaker]

5. Contoh Surat Perpanjangan Cuti Melahirkan via Email

To : [Alamat email yang dituju] 

Subject: Permohonan Perpanjangan Istirahat Melahirkan - [Nama Rekanaker] 

Kepada Yth. Tim HRD/Atasan Langsung [Nama PT]

Saya, [Nama Rekanaker] (NIK: [Nomor Kepegawaian/Jika Ada]), [Jabatan Rekanaker] di [Nama Perusahaan], bermaksud mengajukan perpanjangan istirahat melahirkan selama ... bulan/hari, terhitung mulai [Tanggal Awal Perpanjangan Istirahat Melahirkan] hingga [Tanggal Akhir Perpanjangan Istirahat Melahirkan]

Permohonan ini saya ajukan karena adanya komplikasi pascapersalinan. Dokter menyarankan saya menjalani masa pemulihan tambahan dengan istirahat penuh. Sebagai bukti pendukung, saya sertakan surat keterangan medis. 

Mohon pertimbangan dan persetujuan dari Tim HRD. Terima kasih atas perhatian dan dukungannya. 

Salam hangat, 
[Nama Rekanaker] 
[Email Rekanaker] 
[Nomor Telepon Rekanaker]

(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan