Sabtu, 30 Agustus 2025

Cak Imin Sebut Artificial Intelligence Bikin Orang Jadi Malas Berpikir

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat itu menjelaskan, AI membuat budaya semakin ditinggalkan. 

Penulis: Reza Deni
Tribunnews.com/Reza Deni
MUHAIMIN SOROTI AI - Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/5/2025). Cak Imin menilai, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuat banyak orang jadi malas berpikir.  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atu Cak Imin menilai, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuat banyak orang jadi malas berpikir. 

Dia berpandangan, hal ini merupakan kemunduran dan krisis akibat kemajuan teknologi.

Baca juga: Dedi Mulyadi Usul Vasektomi Jadi Syarat Terima Bansos, Cak Imin Minta Jangan Buat Aturan Sendiri

"Kita menghadapi tantangan kemunduran dan krisis akibat kemajuan teknologi. Kita menjadi malas berpikir," kata Cak Imin dalam acara Waisak Nasional PKB di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/5/2025).

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat itu menjelaskan, AI membuat budaya semakin ditinggalkan. 

"Kemajuan teknologi informasi yang begitu cepat. Bahkan kita berkedip saja, teknologi baru sudah muncul di depan mata kita. Adanya artificial intelligence ini salah satu kebutuhan nyata memudahkan cara kerja dan pola hidup kita," kata dia.

Karena itulah, dia meminta masyarakat lebih bijak dalam menggunakan AI.

Baca juga: Dedi Mulyadi Usul Vasektomi Jadi Syarat Terima Bansos, Cak Imin Minta Jangan Buat Aturan Sendiri

Dia menilai kebijaksanaan merupakan nilai-nilai luhur dari seluruh agama-agama. Oleh karenanya, nilai-nilai itu harus menjadi fondasi yang perlu dijaga untuk kehidupan.

"Sangat rentan jika nilai-nilai agama yang menjadi fondasi kehidupan kita akan terus tergerus dan tidak memiliki relevansi dengan zamannya," tandasnya.

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan