Minggu, 31 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

Kedubes AS di Indonesia Masih Beraktivitas Normal, Tak Ada Penjagaan Ketat Pascaserangan ke Iran

Tidak ada pengetatat penjagaan di kantor yang berada di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat itu usai eskalasi dengan Iran semakin memanas.

Penulis: Igman Ibrahim
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
KEDUBES AS - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Tidak ada pengetatan penjagaan usai eskalasi dengan Iran semakin memanas. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia terpantau masih beraktivitas normal seusai berkonflik dengan Iran.

Tidak ada pengetatat penjagaan di kantor yang berada di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat itu usai eskalasi dengan Iran semakin memanas.

Baca juga: Wakil Presiden AS JD Vance Klaim Iran Kini Tak Lagi Mampu Membuat Senjata Nuklir

Pantauan Tribunnews, Selasa (24/6/2025) pukul 11.10 WIB, aktivitas normal terlihat dari banyaknya masyarakat yang berlalu lalang masuk ke dalam Kedubes AS. Mereka terlihat membawa berkas yang dimasukkan ke dalam map transparan.

Tak hanya itu, masyarakat umum juga masih boleh berjalan di halaman depan Kedubes AS. Di sana, ada 3 pihak keamanan yang memakai seragam berwarna kuning sedang berjaga.

Baca juga: Trump Klaim Israel dan Iran Minta Damai ke Dirinya Secara Bersamaan: Sekaranglah Saatnya

Namun di depan akses jalan Kedubes AS, terlihat ada tembok beton setinggi 1 meter yang terpasang sepanjang 300 meter. Tembok beton itu dibangun di sepanjang Jalan Merdeka Selatan dari Kedubes AS hingga Istana Wakil Presiden.

Hingga Selasa (24/7/2025), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan Israel dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk gencatan senjata pada Senin (23/6/2025) malam waktu setempat.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui media sosial.

Berikut ini pernyataan lengkapnya dilansir dari Aljazeera Selasa (24/6/2025).

"SELAMAT KEPADA SEMUANYA! Telah sepenuhnya disetujui oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada GENCATAN SENJATA yang Penuh dan Total (dalam waktu sekitar 6 jam dari sekarang, ketika Israel dan Iran telah mengakhiri dan menyelesaikan misi terakhir mereka!), dalam kurun waktu 12 jam, saat itu Perang akan dianggap BERAKHIR!"

"Secara resmi, Iran akan memulai GENCATAN SENJATA, dan dalam 12 jam ke depan Israel akan memulai GENCATAN SENJATA dan dalam 24 jam ke depan secara resmi Akhir PERANG 12 HARI akan disambut oleh Dunia. Selama GENCATAN SENJATA, kedua belah pihak akan tetap saling DAMAI dan HORMAT.

“Dengan asumsi bahwa semuanya berjalan sebagaimana mestinya, dan itu pasti akan terjadi, saya ingin mengucapkan selamat kepada kedua Negara, Israel dan Iran, karena memiliki Stamina, Keberanian, dan Kecerdasan untuk mengakhiri apa yang disebut sebagai PERANG 12 HARI.”

“Ini adalah Perang yang bisa berlangsung selama bertahun-tahun, dan menghancurkan seluruh Timur Tengah, tetapi itu tidak terjadi, dan tidak akan pernah terjadi! Tuhan memberkati Israel, Tuhan memberkati Iran, Tuhan memberkati Timur Tengah, Tuhan memberkati Amerika Serikat, dan TUHAN MEMBERKATI DUNIA!”

Baca juga: Trump Klaim Israel dan Iran Minta Damai ke Dirinya Secara Bersamaan: Sekaranglah Saatnya

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi menyatakan setelah pengumuman Trump tersebut bahwa belum ada kesepakatan gencatan senjata atau penghentian operasi militer hingga saat ini Selasa (24/6/2025) usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan Israel dan Iran telah mencapai kesepakatan gencatan senjata pada Senin (23/6/2025) malam waktu setempat.

Namun Aragchi mengatakan Iran tidak berniat untuk membalas serangan Israel dengan catata Israel menghentikan serangannya terhadap Iran paling lambat pukul 04.00 pagi waktu Teheran.

"Namun, dengan catatan rezim Israel menghentikan agresi ilegalnya terhadap rakyat Iran paling lambat pukul 4 pagi waktu Teheran, kami tidak berniat untuk melanjutkan respons kami setelahnya," tulisnya di X dilansir dari Aljazeera, Selasa (24/6/2025).

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan