Ribuan Guru Honorer Lulus PG 2021 di Jateng dan Jabar Belum Diangkat Jadi PPPK hingga Tahun Ini
Ikatan Pendidikan Nusantara menyebut ada ribuan guru honorer yang lulus PG 2021 di Jateng dan Jabar belum diangkat menjadi PPPK.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Whiesa Daniswara
Dia mengungkapkan ketika itu, ada 69 persen dari total 193.954 guru yang lulus PG siap diangkat pada tahun 2022.
Sementara 14 persen atau 27.030 guru telah memperoleh penempatan pada tahun 2022 dan diharapkan dapat diangkat tahun 2023.
Baca juga: Motif Guru Honorer di Lumajang yang Pamer Alat Kelamin saat VC Muridnya, Mengaku Menyesal
Salah satu masalah sehingga tidak semua guru lulus PG 2021 bisa diangkat pada tahun 2022 karena adanya kelebihan jumlah guru di sekolah.
Nunuk mencontohkan ada salah satu SDN di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) di mana guru ASN berjumlah empat orang, tetapi ada pula guru non-ASN berjumlah 21 orang, sehingga ada kelebihan 19 guru.
“Yang seperti ini akan kami beri alternatif di sekolah lain di Kota Bima. Namun jika di Kota Bima sekolah lain semuanya sudah terpenuhi, maka inilah yang belum bisa diangkat tahun ini,” katanya.
Saat itu, Nunuk meminta para guru honorer yang lulus PG 2021 tetapi belum mendapatkan penempatan agar bersabar dan tidak khawatir.
Ia mengungkapkan pihaknya bakal mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan agar pelaksanaan seleksi ASN PPPK dapat berjalan baik.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto/Rini Ayu Panca Rini)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.