Minggu, 31 Agustus 2025

Ribuan Guru Honorer Lulus PG 2021 di Jateng dan Jabar Belum Diangkat Jadi PPPK hingga Tahun Ini

Ikatan Pendidikan Nusantara menyebut ada ribuan guru honorer yang lulus PG 2021 di Jateng dan Jabar belum diangkat menjadi PPPK.

Tangkapan layar dari YouTube TV Parlemen
RIBUAN GURU HONORER - Ketua Ikatan Pendidikan Nusantara, Hasna, mengungkapkan ada ribuan guru honorer lulus passing grade (PG) pada tahun 2021 belum diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hingga saat ini. Hal ini disampaikannya saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Komisi X DPR di Jakarta, Senin (14/7/2025). 

Dia mengungkapkan ketika itu, ada 69 persen dari total 193.954 guru yang lulus PG siap diangkat pada tahun 2022.

Sementara 14 persen atau 27.030 guru telah memperoleh penempatan pada tahun 2022 dan diharapkan dapat diangkat tahun 2023.

Baca juga: Motif Guru Honorer di Lumajang yang Pamer Alat Kelamin saat VC Muridnya, Mengaku Menyesal

Salah satu masalah sehingga tidak semua guru lulus PG 2021 bisa diangkat pada tahun 2022 karena adanya kelebihan jumlah guru di sekolah.

Nunuk mencontohkan ada salah satu SDN di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) di mana guru ASN berjumlah empat orang, tetapi ada pula guru non-ASN berjumlah 21 orang, sehingga ada kelebihan 19 guru.

“Yang seperti ini akan kami beri alternatif di sekolah lain di Kota Bima. Namun jika di Kota Bima sekolah lain semuanya sudah terpenuhi, maka inilah yang belum bisa diangkat tahun ini,” katanya.

Saat itu, Nunuk meminta para guru honorer yang lulus PG 2021 tetapi belum mendapatkan penempatan agar bersabar dan tidak khawatir.

Ia mengungkapkan pihaknya bakal mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan agar pelaksanaan seleksi ASN PPPK dapat berjalan baik.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto/Rini Ayu Panca Rini)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan