Minggu, 31 Agustus 2025

Mahasiswa Minta Kejagung Tindak Lanjuti Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu 

Kejagung diminta menindaklanjuti berbagai kasus Pelanggaran HAM berat di Indonesia dengan melakukan penyidikan yang bertanggung jawab.

|
Penulis: Reza Deni
Ist/HO
PELANGGARAN HAM - Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang mendesak Kejaksaan Agung menindaklanjuti berbagai kasus Pelanggaran HAM berat di Indonesia dengan melakukan penyidikan yang bertanggung jawab. 

Saat itu, Munir berangkat dari Jakarta ke Amsterdam dengan Garuda Indonesia GA-974.

Pesawat transit di Bandara Changi, Singapura, dan saat melanjutkan penerbangan, Munir mulai mengalami sakit hebat setelah meminum jus jeruk.

Ia meninggal dunia dua jam sebelum pesawat mendarat di Bandara Schiphol, Amsterdam, tepat di atas wilayah udara Rumania.

Hasil otopsi menunjukkan bahwa Munir diracun dengan arsenik, zat beracun yang mematikan.

Jaksa Agung Dipanggil Prabowo

Sebelumnya, PUSAT Riset Sistem Peradilan Pidana Universitas Brawijaya Malang menggelar seminar nasional bertajuk ‘Membangun Sistem Peradilan Pidana Indonesia yang Modern dan Berkelanjutan’.

Seminar berlangsung selama dua hari, mulai Rabu, 27 Agustus 2025 hingga Kamis, 28 Agustus 2025 di Auditorium Universitas Brawijaya

Seminar nasional itu diagendakan menghadirkan pembicara kunci seperti Ketua Mahkamah Agung Sunarto dan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Namun, Jaksa Agung ST Burhanuddin sendiri hari ini dilaporkan dipanggil presiden ke Istana.

Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah jajaran Kabinet Merah Putih (KMP) ke Istana Kepresidenan Jakarta pada hari ini, Rabu (27/8/2025). 

Pemanggilan ini turut membahas situasi terkini di Tanah Air.

Selain Jaksa Agung ST Burhanuddin, pertemuan tersebut turut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan