Senin, 1 September 2025

Demo di Jakarta

Affan Kurniawan Meninggal, Haidar Alwi Ingatkan Bahaya Politisasi dan Waspadai Narasi Provokatif

R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Affan.

Penulis: Erik S
Editor: Wahyu Aji
Istimewa
OJOL TEWAS - Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi menilai, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan. 

“Kita harus waspada. Jangan biarkan narasi provokatif menjerumuskan kita. Emosi bisa membuat kita kehilangan arah, padahal aparat sudah menunjukkan tanggung jawab dan keterbukaan,” ujar Haidar Alwi.

Haidar Alwi menambahkan, demokrasi yang sehat bukan diukur dari kerasnya teriakan, tetapi dari kemampuan rakyat menjaga akal sehat di tengah cobaan.

“Waspadai narasi provokatif. Jangan biarkan duka yang tulus berubah menjadi komoditas politik. Tugas kita adalah menjaga kedamaian agar demokrasi tetap berjalan dengan matang,” kata Haidar Alwi menekankan.

Setelah membicarakan langkah Polri dan kewaspadaan publik, Haidar Alwi mengajak bangsa ini menengok arah besar yang sedang ditempuh pemerintah. 

Ia menilai bahwa Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah membawa Indonesia ke panggung dunia, membangun diplomasi yang mengangkat martabat bangsa.

Dari Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg bersama Presiden Putin, pertemuan dengan Presiden Lula di Brasil, hingga perundingan dengan Uni Eropa dan dukungan Australia terhadap keanggotaan Indonesia di OECD dan CPTPP, semua menunjukkan bahwa Indonesia semakin diperhitungkan.

“Di saat kita berduka, mari jangan lupakan langkah besar yang sedang ditempuh bangsa ini. Presiden Prabowo sedang memperjuangkan diplomasi dan martabat Indonesia. Jangan biarkan duka kita dimanfaatkan oleh mereka yang ingin mengikis kepercayaan rakyat pada pemerintah dan aparatnya,” jelas Haidar Alwi.

Dalam kesempatan itu, Haidar Alwi menyapa khusus kawan-kawan ojol. Menurutnya, merekalah yang paling merasakan kehilangan karena kehilangan saudara seprofesi. 

“Saya paham betul betapa berat kehilangan saudara di tengah perjuangan mencari nafkah. Namun saya mohon, jangan biarkan amarah menutup hati. Jangan biarkan narasi provokatif menunggangi duka ini. Jadikanlah kesedihan sebagai pengingat betapa pentingnya kita menjaga persatuan dan tetap percaya pada proses hukum,” ucap Haidar Alwi.

Haidar Alwi menegaskan bahwa ketabahan kawan-kawan ojol dalam menghadapi hujan, panas, dan macet harus juga hadir dalam menghadapi duka. 

“Kesabaran itu adalah kekuatan. Percayalah, negara melalui Kapolri sudah menunjukkan empati, dan kebenaran akan ditegakkan,” tambah Haidar Alwi.

Sebagai penutup, Haidar Alwi mengingatkan bahwa pesan ini bukan hanya untuk ojol, tetapi juga untuk seluruh rakyat Indonesia. 

Baca juga: Dankor Brimob Berkaca-kaca Minta Maaf ke Masyarakat Indonesia atas Tewasnya Affan Kurniawan

“Mari kita waspadai narasi provokatif. Jangan biarkan duka ini dipelintir atau dipolitisasi. Bersama Presiden Prabowo yang sedang membangun martabat bangsa, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang berani menunjukkan empati, saya optimistis Indonesia berada di jalur yang benar. Mari kita jaga hati, jaga persatuan, dan jaga masa depan bangsa ini,” pungkas Haidar Alwi.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan