Demo di Jakarta
Driver Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob di Pejompongan, Begini Tanggapan Grab dan Gojek
Driver ojol korban tewas dilindas rantis Brimob Polda Metro Jaya saat pecah bentrok di kawasan Slipi Kamis malam bernama Affan Kurniawan
Penulis:
Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
Editor:
Choirul Arifin
Peristiwa ini memicu amarah massa yang kemudian berusaha mengejar dan melempari kendaraan Brimob.
Abdul menyebut insiden terjadi sekitar pukul 18.30–19.00 WIB, tidak lama setelah aparat membubarkan demonstrasi di dekat Gedung DPR RI.
"Itu kejadiannya habis magrib, sudah bener-bener chaos, itu mobil saya lihatnya dari dekat halte, mengarah ke Pejompongan," ujarnya.
Pernyataan duka cita juga disampaikan manajemen Grab Indonesia di mana Moh Umar Amarudin, salah satu drivernya luka diduga akibat dipukuli polisi saat pecah bentrok, Kamis malam.

“Fokus utama kami saat ini adalah memberikan dukungan sepenuhnya bagi para rekan
pengemudi serta keluarga yang terdampak. Bagi kami, setiap Mitra adalah bagian penting dari
keluarga besar ojol," kata Tirza R. Munusamy, Chief of Public Affairs, Grab Indonesia.
"Kami paham, tidak ada angka yang bisa mengimbangi musibah, tapi kami akan memberi bantuan konkret dalam bentuk dukungan penuh dan santunan kepada keluarga dari Mitra Pengemudi yang menjadi korban, baik Mitra Grab yang sedang dirawat (rekan Moh Umar Amarudin), maupun Mitra ojol terdaftar di Grab yang meninggal dunia (rekan almarhum Affan Kurniawan),” ujarnya.
Mewakili perusahaan, Tirza dan jajaran manajemen Grab Indonesia menyampaikan santunan ke korban yang menjalani perawatan di RS Pelni di Petambutan, Jakarta Pusat, Jumat dinihari, 29 Agustus 2025.
Istana Minta Maaf
Istana Kepresidenan angkat bicara terkait insiden mengerikan yang menewaskan seorang driver ojol dalam kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8/2025) malam.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi mengungkapkan pemerintah terus memantau situasi unjuk rasa dan telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak.
“Dari tadi kami terus menerus melakukan koordinasi,” ujar Prasetyo dikutip dari Tribunnews.com pada Kamis (28/8/2025) malam.

Dia menegaskan Istana memberikan perhatian khusus terhadap insiden tersebut dan meminta polisi bersikap hati-hati dalam melakukan pengamanan aksi demonstrasi.
“Kami secara khusus meminta kepada aparat kepolisian untuk tetap sabar dan melakukan tindakan pengamanan dengan penuh kehati-hatian, termasuk kami meminta atensi khusus terhadap kejadian tersebut di atas,” katanya.
“Tentunya kami memohon maaf atas kejadian apapun, yang sudah pasti tidak kita inginkan,” pungkas Prasetyo.
Demo di Jakarta
Siang Ini Polda Metro Didemo Mahasiswa Buntut Ojol Dilindas, Desak Kapolri-Kapolda Metro Dicopot |
---|
Temui Keluarga Driver Ojol Korban Tewas Dilindas Rantis Brimob, Kapolri Janji Usut hingga Tuntas |
---|
Kapolri hingga Kapolda Metro Peluk Minta Maaf ke Keluarga Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob |
---|
Denny Sumargo Khawatir Insiden Ojol Tewas Melebar ke Konflik Sosial, Ingin Aparat Responsif Empati |
---|
Kata Saksi Mata saat Rantis Brimob Lindas Driver Ojol hingga Tewas: Dia Nyoba Nabrakin Para Pendemo |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.